RI-Belarus Sepakati Roadmap Pengembangan Kerja Sama Ekonomi 2026-2030
RI-Belarus Sepakati Roadmap Pengembangan Kerja Sama Ekonomi 2026-2030

RI-Belarus Sepakati Roadmap Pengembangan Kerja Sama Ekonomi 2026-2030

Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Indonesia dan Belarus resmi menandatangani kesepakatan untuk menyusun Roadmap of Developing Key Areas of Cooperation dalam rentang waktu 2026 hingga 2030. Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari hubungan bilateral yang telah terjalin sejak tahun 1992, dan bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi di sektor-sektor strategis.

Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Indonesia dan Menteri Luar Negeri Belarus berlangsung di Jakarta, dengan agenda utama meninjau capaian sebelumnya serta menetapkan prioritas baru. Kedua pihak sepakat bahwa roadmap akan menjadi panduan terperinci bagi kementerian terkait, lembaga pemerintah, serta pelaku usaha dalam mengimplementasikan program kerja sama.

Berikut adalah bidang-bidang utama yang akan menjadi fokus dalam roadmap 2026-2030:

  • Energi dan Sumber Daya Alam: Pengembangan proyek energi terbarukan, pertukaran teknologi eksplorasi sumber daya, serta peningkatan perdagangan komoditas energi.
  • Industri Manufaktur: Kolaborasi dalam produksi mesin, alat berat, serta komponen elektronik dengan tujuan meningkatkan nilai tambah produk.
  • Agrikultur dan Pengolahan Pangan: Transfer teknologi pertanian modern, pengembangan produk olahan makanan, serta ekspor-impor hasil pertanian.
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Kerjasama dalam bidang digitalisasi, keamanan siber, serta pengembangan startup teknologi.
  • Pariwisata dan Budaya: Promosi destinasi wisata masing-masing negara, pertukaran kebudayaan, serta pengembangan paket wisata khusus.

Selain itu, roadmap juga mencakup mekanisme pendirian forum bisnis tahunan, program beasiswa bagi tenaga kerja terampil, serta skema insentif fiskal untuk investor yang ingin menanamkan modal di kedua negara.

Para pejabat menekankan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta untuk mewujudkan target pertumbuhan perdagangan bilateral yang diproyeksikan meningkat sebesar 15% per tahun selama periode tersebut. Diharapkan pula bahwa investasi langsung asing (FDI) dari Belarus ke Indonesia, khususnya di bidang energi dan teknologi, akan mengalami lonjakan signifikan.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi Indonesia dalam memperluas jaringan kerja sama ekonomi ke kawasan Eropa Timur, sementara Belarus memperoleh akses pasar yang lebih luas di Asia Tenggara.