Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Manado, Sulawesi Utara – Paskah Nasional 2026 disambut dengan kemeriahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lebih dari seribu personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, serta aparat keamanan daerah dikerahkan untuk menjaga kelancaran acara yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026.
Ribuan Umat Mengisi Area Megamas
Sejak pagi, kawasan Megamas Kota Manado dipadati ribuan umat dari seluruh Indonesia. Para jamaah datang tidak hanya dari provinsi tetangga, melainkan juga dari Jawa, Sumatra, dan Kalimantan, menandakan antusiasme tinggi terhadap perayaan keagamaan ini. Pada titik puncak, area Pohon Kasih – lokasi utama ibadah – hampir tidak dapat menampung lebih banyak orang, memaksa tim liputan berpindah ke area lapang untuk tetap melaporkan situasi.
Agenda Ibadah dan Pagelaran Budaya
Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan dijadwalkan berakhir pada 13.00 WITA. Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Pendeta Adolf Wenas. Selain liturgi, rangkaian acara dilengkapi dengan pagelaran kebangsaan yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia, menegaskan tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”. Subtema “Supaya Kita Semua Menjadi Satu” diambil dari Injil Yohanes 17:21, menekankan persatuan dan toleransi.
- Penampilan tari tradisional Minahasa, Bugis, dan Toraja.
- Orkes musik gamelan modern yang memadukan alunan tradisional dengan elektronik.
- Peragaan pakaian adat dari 15 provinsi.
Keamanan yang Ketat
Dengan total 1.216 personel keamanan yang dikerahkan, penyelenggaraan acara berjalan lancar. Personel tersebut terdiri atas:
| Instansi | Jumlah Personel |
|---|---|
| TNI AD & AL | 420 |
| Polri | 350 |
| Satpol PP | 200 |
| Keamanan Daerah | 246 |
Pengamanan meliputi pemeriksaan keamanan di pintu masuk, patroli keliling, serta penempatan pos-pos kontrol untuk mengantisipasi kerumunan. Kehadiran personel yang cukup memastikan tidak terjadi kerusuhan atau insiden keamanan selama berlangsungnya perayaan.
Kehadiran Pejabat Tinggi
Beberapa pejabat negara turut hadir, menandakan dukungan pemerintah pusat dan daerah. Utusan Khusus Presiden, Hasyim Joyo Hadi Kusumo, melaksanakan kunjungan lapangan, sementara Gubernur Sulawesi Utara turut menyampaikan sambutan. Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman sempat berada di Manado pada hari sebelumnya, namun kembali ke Jakarta pada pagi hari menjelang ibadah.
Respon Masyarakat dan Harapan
Para peserta mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan acara yang aman dan tertib. “Kami merasakan semangat persatuan yang kuat, terutama ketika melihat kebudayaan dari daerah lain bersatu di satu panggung,” kata salah satu jamaah dari Jawa Barat. Panitia berharap perayaan ini dapat memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, serta memperbaharui iman umat Kristiani di tengah tantangan zaman.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan, Paskah Nasional 2026 di Manado menjadi contoh sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menyelenggarakan acara keagamaan berskala nasional. Keberagaman budaya yang dipertunjukkan sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap menjadi negara yang bersatu dalam perbedaan.




