Robot humanoid berlomba dalam half marathon di Beijing
Robot humanoid berlomba dalam half marathon di Beijing

Robot humanoid berlomba dalam half marathon di Beijing

Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Beijing E-Town menyelenggarakan half marathon pada Minggu lalu dan memperkenalkan sebuah atraksi unik: robot humanoid yang turut berlari bersama peserta manusia. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi lari jarak menengah, tetapi juga platform demonstrasi teknologi robotik terbaru dari China.

Robot yang berpartisipasi bernama “X‑Runner”, dikembangkan oleh tim riset Beijing Institute of Technology (BIT) bekerja sama dengan perusahaan teknologi YTech. X‑Runner didesain menyerupai tubuh manusia dengan tinggi 1,75 meter dan berat sekitar 80 kilogram, serta dilengkapi sensor gerak, lidar, dan sistem kontrol berbasis kecerdasan buatan untuk menyesuaikan langkahnya pada lintasan.

  • Kecepatan maksimum: 9 km/jam
  • Jarak tempuh maksimum: 30 km dengan satu kali pengisian baterai
  • Sistem navigasi: kombinasi GPS, lidar, dan visi komputer
  • Waktu penyelesaian half marathon (21,097 km): 2 jam 24 menit

Selama perlombaan, X‑Runner berhasil menyelesaikan rute setengah maraton dalam waktu 2 jam 24 menit, menempati posisi di belakang grup pelari rekreasi. Meskipun tidak dapat bersaing dengan pelari elite yang mencatat waktu di bawah 1 jam 5 menit, robot ini menunjukkan kemampuan stabil dalam mempertahankan kecepatan dan menyesuaikan langkah pada medan yang beragam, termasuk tanjakan ringan dan permukaan jalan yang tidak rata.

Panitia lomba menyatakan bahwa kehadiran robot bertujuan menguji ketahanan baterai serta algoritma navigasi dalam kondisi kompetitif yang sesungguhnya. “Kami ingin melihat bagaimana teknologi robotik dapat beradaptasi dengan dinamika manusia di lapangan terbuka,” ujar Li Wei, koordinator acara dari Beijing E‑Town.

Para peneliti juga menyoroti potensi aplikasi lebih luas, seperti penggunaan robot serupa untuk membantu operasi penyelamatan, pengiriman logistik, atau bahkan sebagai pelatih kebugaran yang dapat menilai langkah lari peserta secara real‑time.

Keberhasilan X‑Runner di half marathon Beijing menjadi bukti bahwa robot humanoid kini tidak lagi terbatas pada laboratorium, melainkan mulai melangkah ke arena publik. Dengan peningkatan performa baterai dan algoritma AI yang terus disempurnakan, para ahli memperkirakan robot serupa akan mampu menempuh jarak lebih jauh dan berinteraksi lebih natural dengan manusia dalam berbagai bidang kehidupan.