Frankenstein45.Com – 07 April 2026 | Beberapa jam setelah pagi hari tanggal 5 Mei 2024, warga sekitar SD Negeri Kutakarang 03 di Pandeglang melaporkan kerusakan signifikan pada ruang kelas akibat pergerakan tanah yang tiba‑tiba.
Pihak sekolah segera mengevakuasi seluruh siswa ke lokasi aman dan memanggil tim penanggulangan bencana setempat. Pekerja konstruksi dan relawan juga dikerahkan untuk memisahkan bagian ruang kelas yang rusak dari struktur utama agar tidak mengancam bangunan lain.
| Kerusakan | Area Terdampak | Estimasi Biaya |
|---|---|---|
| Lantai retak | Ruang Kelas 1‑3 | Rp 150 juta |
| Dinding pecah | Ruang Kelas 2‑4 | Rp 200 juta |
| Atap terkelupas | Ruang Kelas 3‑5 | Rp 120 juta |
Gubernur Banten, melalui Dinas Pendidikan, telah menyiapkan dana bantuan darurat sebesar Rp 500 juta untuk perbaikan sementara. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum akan melakukan survei geologi guna memastikan tidak ada lagi pergerakan tanah yang mengancam.
Berikut langkah‑langkah yang direncanakan untuk mengatasi situasi ini:
- Evakuasi total siswa dan staf ke aula serbaguna sementara.
- Penilaian struktural oleh tim ahli geoteknik.
- Perbaikan darurat pada lantai, dinding, dan atap yang paling kritis.
- Pembangunan kembali ruang kelas dengan desain yang tahan gempa dan pergerakan tanah.
- Pengawasan berkala selama tiga bulan ke depan.
Para orang tua menyatakan kekhawatiran akan keamanan anak‑anak mereka, namun berharap pemerintah daerah dapat menyelesaikan perbaikan secepat mungkin. Sementara itu, proses belajar mengajar sementara dilaksanakan di fasilitas sementara hingga ruang kelas selesai dibangun kembali.




