Rupiah menguat seiring konflik AS‑Iran sedikit mereda
Rupiah menguat seiring konflik AS‑Iran sedikit mereda

Rupiah menguat seiring konflik AS‑Iran sedikit mereda

Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Rupiah menguat pada sesi perdagangan Rabu pagi, naik 34 poin atau sekitar 0,20% dan mencatat nilai Rp17.390 per dolar AS, sama seperti penutupan sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang selama beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran pasar global. Menurunnya intensitas konflik memberi sinyal stabilitas bagi para investor, sehingga aliran dana masuk kembali ke pasar emerging, termasuk Indonesia.

Beberapa faktor yang mendukung penguatan rupiah antara lain:

  • Penurunan permintaan safe‑haven pada dolar AS akibat berkurangnya risiko geopolitik.
  • Peningkatan sentimen investasi asing di sektor saham dan obligasi Indonesia.
  • Kebijakan moneter Bank Indonesia yang tetap menjaga likuiditas pasar.
  • Kinerja ekonomi domestik yang menunjukkan tanda‑tanda pemulihan pasca‑pandemi.

Bank Indonesia mencatat bahwa volatilitas nilai tukar masih berada dalam kisaran yang dapat dikelola. Sementara itu, para analis pasar memperkirakan rupiah dapat terus menguat jika situasi geopolitik tetap tenang dan data ekonomi domestik terus membaik.

Namun, pengamat juga mengingatkan bahwa faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga Federal Reserve dan pergerakan harga komoditas masih dapat memengaruhi nilai tukar secara signifikan. Oleh karena itu, pemantauan terus‑menerus terhadap perkembangan politik internasional dan data ekonomi akan menjadi kunci bagi stabilitas rupiah ke depan.