Frankenstein45.Com – 19 Mei 2026 | Nilai tukar rupiah melewati level Rp17.700 per dolar AS pada hari Selasa, mencerminkan tekanan eksternal yang berasal dari kebijakan moneter Amerika Serikat dan sentimen pasar global yang menguat.
Sebagai akibatnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan, menutup sesi dengan kehilangan sekitar 0,8% dan berada di kisaran 6.400 poin. Penurunan tersebut dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap arus keluar modal dan volatilitas mata uang.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari yang sama untuk memantau kondisi pasar. Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya stabilitas nilai tukar dan meminta otoritas terkait meningkatkan koordinasi kebijakan guna melindungi kepentingan investor domestik.
- Rupiah: Rp17.700 per USD
- IHSG: turun ~0,8%, berada di sekitar 6.400 poin
- Faktor utama: kebijakan suku bunga Fed, inflasi global, aliran modal keluar
- Reaksi pemerintah: kunjungan Sufmi Dasco, pernyataan dukungan stabilitas pasar
Kejadian ini menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar masih menjadi faktor kunci yang memengaruhi dinamika pasar saham Indonesia. Pemantauan berkelanjutan oleh regulator dan legislator diharapkan dapat memberikan sinyal yang lebih jelas bagi pelaku pasar.




