Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai

Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | SpaceX resmi melantai di bursa saham Indonesia, menandai langkah besar perusahaan luar angkasa milik Elon Musk dalam mengakses dana publik. Pada penawaran umum perdana (IPO), SpaceX berhasil mengamankan dana segar sebesar Rp1.327,5 triliun atau setara US$75 miliar.

Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan likuiditas perusahaan, tetapi juga menempatkan Elon Musk pada posisi potensial sebagai triliuner pertama di dunia, mengingat nilai pasar perusahaan kini melampaui satu triliun dolar.

Berikut rangkuman utama dari penawaran tersebut:

  • Jumlah dana yang dihimpun: Rp1.327,5 triliun (US$75 miliar).
  • Penetapan harga saham: (data tidak dirilis secara detail).
  • Target penggunaan dana: pengembangan roket generasi berikutnya, ekspansi layanan internet satelit Starlink, dan persiapan misi penambangan asteroid.
  • Elon Musk diproyeksikan mencapai status triliuner bila nilai pasar tetap stabil atau naik.

Para investor menilai bahwa listing SpaceX membuka peluang baru bagi pasar modal Indonesia untuk terlibat dalam industri luar angkasa yang sebelumnya didominasi oleh entitas asing. Selain itu, rencana SpaceX untuk menambang sumber daya di asteroid dan planet kecil menambah daya tarik “harta karun luar angkasa” yang kini menjadi bahan perbincangan di kalangan analis.

Para analis memperkirakan bahwa harga saham SpaceX dapat mengalami volatilitas tinggi pada tahap awal, mengingat ketidakpastian teknologi penambangan asteroid dan regulasi internasional. Namun, jangka panjang, ekspektasi pertumbuhan pendapatan dari layanan Starlink dan misi komersial lainnya dianggap kuat.

Dengan listing ini, SpaceX tidak hanya memperoleh dana, tetapi juga mengukir sejarah baru di pasar modal Indonesia, sekaligus menandai dimulainya era persaingan global untuk menguasai sumber daya luar angkasa.