Sanggar Titibah Badung Debut di PKB 2026 dengan Arja Klasik Kembar Buncing

Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Denpasar – Pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026, Sanggar Seni Titibah Badung menandai kehadirannya dengan pertunjukan Utsawa Parade berjudul “Arja Klasik Kembar Buncing”. Pertunjukan ini dipentaskan di Kalangan Ayodya, mengusung tema dualitas dan keanggunan tradisional Bali.

Arja Klasik, salah satu tarian klasik yang biasanya dipertunjukkan oleh penari wanita, dihadirkan dalam formasi kembar yang menampilkan dua penari utama bersamaan. Kedua penari mengenakan kostum berwarna merah tua dengan hiasan buncing (tumpukan bulu) yang melambangkan kekuatan dan keberanian. Gerakan mereka dipadukan dengan musik gamelan yang lebih dinamis, menambah kesan modern tanpa mengorbankan nilai-nilai tradisi.

Berikut rangkaian utama dalam pertunjukan:

  • Pembukaan: Tari persembahan kepada dewa-dewi dengan gerakan lambat dan simbolis.
  • Inti Kembar Buncing: Dua penari utama mengeksekusi gerakan sinkron, menampilkan variasi langkah arja klasik yang diperkaya dengan aksen “buncing”.
  • Penutup: Kolaborasi antara penari, musisi gamelan, dan penyanyi tradisional yang menutup acara dengan nuansa harapan bagi generasi mendatang.

Penampilan ini mendapat sambutan hangat dari penonton, termasuk para ahli budaya dan tokoh seni Bali. Beberapa pengamat menilai bahwa “kreativitas Sanggar Titibah Badung dalam menggabungkan elemen tradisional dan inovatif merupakan contoh revitalisasi seni Bali yang relevan bagi masa depan”.

Keberhasilan debut ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi Sanggar Titibah Badung untuk lebih sering tampil di panggung nasional dan internasional, sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Badung di mata publik.