Sebanyak 1.700 Dapur MBG Di-suspend Karena Sunat Porsi Makanan, Bappisus: Berpotensi Kurangi Nilai Gizi
Sebanyak 1.700 Dapur MBG Di-suspend Karena Sunat Porsi Makanan, Bappisus: Berpotensi Kurangi Nilai Gizi

Sebanyak 1.700 Dapur MBG Di-suspend Karena Sunat Porsi Makanan, Bappisus: Berpotensi Kurangi Nilai Gizi

Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Jakarta – Badan Penanggulangan Penyakit (Bappisus) menindak tegas 1.700 dapur Makanan Bergizi (MBG) yang beroperasi di ibukota setelah terdeteksi adanya pemotongan porsi makanan yang disajikan kepada penerima manfaat. Penindakan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penurunan nilai gizi pada makanan yang menjadi andalan program gizi anak dan ibu hamil.

Inspeksi yang dilakukan sejak awal bulan ini mengungkap bahwa sebagian besar dapur MBG mengurangi porsi nasi, lauk, dan sayur tanpa prosedur yang jelas. Tindakan ini dianggap melanggar standar operasional prosedur (SOP) program MBG yang menekankan pemberian porsi seimbang sesuai kebutuhan harian.

  • Langkah pertama: Verifikasi data porsi melalui audit internal.
  • Langkah kedua: Penangguhan sementara operasional dapur yang terbukti melakukan pemotongan.
  • Langkah ketiga: Penyuluhan ulang kepada pengelola dapur tentang pentingnya kepatuhan terhadap SOP gizi.
  • Langkah keempat: Monitoring berkelanjutan selama tiga bulan ke depan.

Penangguhan sementara ini tidak berarti penghentian total program. Dapur yang telah memperbaiki prosedur dan menjamin porsi sesuai standar akan mendapatkan izin operasional kembali.

Pengamat gizi menilai langkah Bappisus penting untuk menjaga kualitas layanan publik. “Program MBG dirancang untuk menurunkan angka stunting dan anemia. Memotong porsi dapat mengganggu tujuan tersebut,” kata Siti Rahma, pakar gizi Universitas Indonesia.

Dengan penindakan ini, diharapkan semua dapur MBG di Jakarta kembali menyajikan makanan dengan porsi yang mencukupi, sehingga nilai gizi tetap terjaga dan manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.