Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Koalisi aktivis pro-Palestina Global Sumud Flotilla (GSF) mengonfirmasi bahwa semua kapal yang tergabung dalam konvoi bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza telah dihentikan oleh Angkatan Laut Israel pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Operasi penangkapan berlangsung di perairan internasional di sebelah selatan Lebanon dan di wilayah Laut Mediterania, sehingga tidak ada satu pun kapal yang berhasil menembus blokade laut yang diterapkan Israel.
Berikut rangkaian peristiwa utama yang dilaporkan oleh GSF:
- Kapalan pertama, MV Hope of Gaza, diidentifikasi dan dikelilingi oleh kapal patroli Israel pada pukul 04.15 WIB, kemudian dipaksa berlabuh di pelabuhan Tel Aviv untuk pemeriksaan.
- Kapal kedua, SS Unity, mencoba mengubah rute tetapi ditangkap di zona kontrol laut selatan Lebanon pada pukul 06.30 WIB.
- Semua kapal selanjutnya mengalami intervensi serupa, dengan sebagian besar dipaksa kembali ke pelabuhan asal atau ditahan di perairan internasional selama beberapa jam sebelum dilepas kembali ke laut lepas.
Pernyataan GSF menegaskan bahwa penangkapan ini melanggar hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hak Asasi Manusia dan prinsip kebebasan navigasi di perairan internasional. Koalisi meminta PBB dan badan kemanusiaan lainnya untuk menyelidiki tindakan Israel dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat mencapai warga sipil Gaza yang sedang mengalami krisis kemanusiaan.
Israel, melalui juru bicaranya, menyatakan bahwa blokade laut merupakan bagian dari upaya keamanan untuk mencegah penyelundupan senjata ke wilayah Gaza. Menurut mereka, semua kapal yang masuk harus melalui pemeriksaan keamanan yang ketat, dan penangkapan ini merupakan tindakan sah sesuai hukum internasional yang mengatur keamanan maritim.
Reaksi internasional beragam. Beberapa negara Eropa mengutuk penangkapan tersebut sebagai tindakan yang menghambat bantuan kemanusiaan, sementara negara-negara lain mendukung hak Israel untuk melindungi wilayahnya. Organisasi kemanusiaan menegaskan pentingnya akses tanpa hambatan bagi bantuan medis dan pangan ke Gaza.




