Frankenstein45.Com – 03 April 2026 | Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, baru saja kembali dari kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan. Selama dua hari di wilayah Asia Timur, ia menghadiri serangkaian pertemuan yang difokuskan pada pengembangan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan kedua negara tersebut.
Di Jepang, Prabowo menjadi pembicara utama dalam Forum Bisnis Indonesia‑Jepang, sebuah ajang yang mempertemukan pejabat pemerintah Indonesia dengan perwakilan industri serta investor Jepang. Forum ini menyoroti peluang investasi di sektor energi terbarukan, teknologi informasi, manufaktur, serta infrastruktur.
Hasil utama dari pertemuan tersebut adalah komitmen investasi senilai sekitar Rp 575 triliun (sekitar US$ 38 miliar). Komitmen ini mencakup beberapa proyek besar, antara lain:
- Pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di beberapa provinsi di Indonesia.
- Pengembangan jaringan 5G dan layanan digital berbasis AI.
- Investasi di pabrik otomotif dan suku cadang di kawasan industri Jawa Barat.
- Peningkatan kapasitas pelabuhan dan logistik di wilayah Sumatra.
Di Korea Selatan, Prabowo menandatangani nota kesepahaman dengan kementerian terkait yang menegaskan dukungan Korea untuk memperluas investasi di bidang semikonduktor, kendaraan listrik, serta pariwisata budaya. Kedua negara bersepakat untuk memperkuat pertukaran teknologi dan pelatihan sumber daya manusia.
Secara keseluruhan, kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan menegaskan posisi Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik di kawasan Asia‑Pasifik. Dengan dukungan kuat dari dua ekonomi maju, diharapkan nilai investasi dapat terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.




