Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Shell, perusahaan energi multinasional, mengumumkan peluncuran prototipe mobil listrik terbaru yang diberi nama Triple 10 Challenge. Inovasi ini dirancang khusus untuk menurunkan konsumsi energi dan biaya operasional, sekaligus mempercepat transisi ke transportasi ramah lingkungan.
Triple 10 Challenge menonjolkan tiga target utama yang masing‑masing berangka 10: konsumsi energi hanya 10 kWh per 100 km, emisi CO₂ yang dapat dipotong hingga 10 %, dan penurunan biaya kepemilikan sekitar 10 % dibandingkan kendaraan listrik konvensional. Dengan strategi ini, Shell berharap dapat menawarkan solusi yang lebih terjangkau bagi konsumen sekaligus mengurangi jejak karbon.
Beberapa spesifikasi teknis yang disorot meliputi:
- Daya maksimal: 150 kW (sekitar 200 hp)
- Baterai berkapasitas 40 kWh dengan sistem manajemen termal canggih
- Jarak tempuh estimasi: 400 km pada standar WLTP
- Pengisian cepat: 80 % dalam 30 menit menggunakan infrastruktur pengisian 150 kW
Shell menegaskan bahwa prototipe ini masih dalam fase pengujian lapangan dan akan melibatkan kerja sama dengan produsen otomotif lokal serta penyedia energi terbarukan. Pengujian direncanakan dilakukan di beberapa kota besar Indonesia untuk menilai performa dalam kondisi lalu lintas yang beragam.
Selain fokus pada efisiensi, Triple 10 Challenge juga dilengkapi dengan sistem telematika yang memantau konsumsi energi secara real‑time, memberi rekomendasi gaya mengemudi yang optimal, serta terintegrasi dengan aplikasi pengelolaan energi rumah tangga Shell. Fitur ini diharapkan dapat membantu pemilik kendaraan mengoptimalkan penggunaan listrik sekaligus mengurangi beban tagihan listrik bulanan.
Pengembangan kendaraan listrik oleh Shell merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengurangi intensitas karbon global sebesar 50 % pada tahun 2050. Melalui Triple 10 Challenge, Shell menargetkan peluncuran model produksi massal dalam jangka menengah, dengan harapan dapat memperluas adopsi EV di pasar Asia Tenggara.




