Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Jenderal purnawirawan Amerika Serikat, Mark Kimmitt, memperingatkan bahwa kesepakatan damai antara Washington dan Tehran masih sangat rapuh. Ia menyoroti empat elemen utama yang berpotensi menghambat atau bahkan membatalkan perjanjian tersebut.
- Tekanan politik domestik di Amerika Serikat – Kongres dan kelompok lobi yang skeptis terhadap Iran dapat menolak pendanaan atau menolak implementasi sanksi yang sudah dicabut, yang pada gilirannya dapat memicu krisis kepercayaan.
- Hardliner di dalam pemerintahan Iran – Fraksi konservatif yang menentang dialog dengan Barat dapat menolak langkah-langkah reformasi, memperlambat proses verifikasi, atau bahkan mengintervensi melalui media resmi.
- Negara‑negara regional yang merasa terancam – Israel dan sekutu Arabnya yang khawatir akan pengaruh Iran yang semakin besar dapat melakukan aksi diplomatik atau militer yang menambah ketegangan.
- Kelompok teroris dan milisi anti‑perdamaian – Organisasi seperti ISIS atau milisi pro‑Iran dapat melancarkan serangan yang memicu tuduhan pelanggaran dan menggerakkan kembali kebijakan keras.
Jika salah satu atau lebih dari faktor di atas tidak dikelola dengan hati‑hati, kesepakatan yang telah dicapai dapat runtuh, mengembalikan wilayah tersebut ke dalam lingkaran ketegangan yang telah lama terhindarkan.




