Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Indonesia melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. Pada Februari 2026, portofolio kredit infrastruktur bank tersebut mengalami peningkatan sebesar 30,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen Mandiri untuk menyalurkan dana ke sektor‑sektor strategis seperti transportasi, energi, dan telekomunikasi, yang menjadi tulang punggung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
| Bulan | Kredit Infrastruktur (Rp Triliun) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Januari 2026 | ‑ | ‑ |
| Februari 2026 | ‑ | 30,8% |
Beberapa proyek yang mendapat dukungan pendanaan antara lain:
- Pembangunan jaringan kereta cepat Jakarta‑Bandung yang diperkirakan akan mengurangi waktu tempuh hingga setengahnya.
- Ekspansi pembangkit listrik tenaga surya di wilayah Sumatera untuk menambah kapasitas energi terbarukan.
- Peningkatan jaringan serat optik di daerah pedalaman guna memperluas akses internet broadband.
Manajemen Bank Mandiri menegaskan bahwa strategi pemberian kredit tidak hanya fokus pada volume, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan proyek. Penilaian risiko yang ketat serta pemantauan berkelanjutan menjadi bagian integral dalam proses pembiayaan.
Ke depan, bank menargetkan pertumbuhan kredit infrastruktur tetap berada di atas 20% per tahun, selaras dengan agenda pemerintah untuk menambah investasi infrastruktur hingga US$ 300 miliar pada 2027. Dengan sinergi antara sektor publik dan swasta, diharapkan kontribusi Mandiri dapat mempercepat realisasi proyek‑proyek prioritas nasional.




