Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Solok menyelenggarakan lomba ayam kukuak balenggek pada hari Jumat sebagai upaya melestarikan warisan budaya Minangkabau serta mempererat silaturahmi antar komunitas pecinta ayam tradisional.
Acara yang berlangsung di lapangan terbuka Kabupaten Solok ini melibatkan peternak ayam, pecinta hobi, serta warga setempat yang ingin menyaksikan kompetisi unik ini. Lomba bertujuan menonjolkan nilai-nilai kearifan lokal, sekaligus memberikan platform bagi generasi muda agar lebih mengenal dan menghargai tradisi daerah.
- Waktu dan lokasi: Jumat, 27 Maret 2024, Lapangan Olahraga Kabupaten Solok.
- Peserta: 45 tim dari berbagai kecamatan, masing-masing membawa ayam kukuak balenggek yang telah dilatih khusus.
- Penilaian: Berdasarkan keindahan suara balenggek, keaktifan gerakan, serta kebersihan kandang.
- Hadiah: Piala perunggu, perak, dan emas, serta penghargaan khusus bagi peternak dengan perawatan terbaik.
Ayam kukuak balenggek merupakan varietas unggas khas Minangkabau yang dikenal karena suaranya yang khas dan gerakan menari saat dipanggil. Tradisi lomba ini telah ada sejak generasi orang tua, namun belakangan mulai terancam punah karena berkurangnya minat generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk menjaga agar tradisi ini tetap hidup. Ia berharap acara serupa dapat dijadikan agenda tahunan yang melibatkan lebih banyak desa dan kecamatan.
Selain kompetisi, festival budaya pendukung juga digelar, menampilkan tarian tradisional, kuliner khas Minangkabau, serta pameran kerajinan tangan lokal. Kegiatan ini berhasil menarik ratusan pengunjung, memperlihatkan antusiasme masyarakat terhadap warisan budaya mereka.
Dengan keberhasilan lomba ini, diharapkan minat terhadap ayam kukuak balenggek akan meningkat, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi peternak lokal melalui penjualan bibit unggul dan perlengkapan terkait.




