Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) kembali digelar di Bangkok pada tanggal 18–24 Mei 2026. Sebagai ajang tahunan ketiga, konferensi ini mempertemukan lebih dari 2.000 peserta dari sektor swasta, pemerintahan, dan akademisi guna mempercepat adopsi teknologi blockchain di wilayah Asia Tenggara.
Acara ini diselenggarakan oleh Thailand Blockchain Association bekerja sama dengan Kementerian Digital Economy and Society Thailand serta sejumlah mitra regional. Dukungan resmi pemerintah menegaskan komitmen Thailand dalam menjadi hub inovasi digital di kawasan.
Agenda utama SEABW 2026 mencakup lima jalur tema utama:
- Regulasi dan Kebijakan: Diskusi tentang kerangka regulasi yang mendukung inovasi sekaligus melindungi konsumen.
- Keuangan Terdesentralisasi (DeFi): Sesi tentang aplikasi keuangan tanpa perantara tradisional.
- Non-Fungible Token (NFT) dan Metaverse: Eksplorasi peluang ekonomi kreatif berbasis token unik.
- Blockchain untuk Keberlanjutan: Penggunaan teknologi ledger dalam pelacakan rantai pasok hijau.
- Infrastruktur dan Skalabilitas: Pembahasan solusi teknis untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan jaringan.
Berikut rangkaian kegiatan utama selama seminggu penuh:
| Tanggal | Tematik | Kegiatan Utama |
|---|---|---|
| 18 Mei | Pembukaan | Keynote oleh Menteri Digital Economy Thailand & Sesi jaringan |
| 19 Mei | Regulasi | Panel regulator ASEAN & Workshop kebijakan |
| 20 Mei | DeFi & NFT | Presentasi startup, demo produk, dan hackathon |
| 21 Mei | Keberlanjutan | Studi kasus blockchain dalam energi terbarukan |
| 22 Mei | Infrastruktur | Technical talks tentang layer‑2 dan interoperabilitas |
| 23 Mei | Investasi | Roadshow investor regional & pitching kompetisi |
| 24 Mei | Penutupan | Ringkasan hasil, penganugerahan, dan rencana SEABW 2027 |
Dengan lebih dari 30 speaker internasional, termasuk pendiri beberapa protokol blockchain terkemuka, serta partisipasi delegasi pemerintah dari delapan negara ASEAN, diharapkan SEABW 2026 dapat memicu kolaborasi lintas batas, menarik investasi baru, dan memperkuat ekosistem digital regional. Keberhasilan acara ini juga menjadi indikator penting bagi Thailand dalam upayanya menempatkan Bangkok sebagai pusat inovasi teknologi blockchain di Asia Tenggara.




