Stella Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Efektif di Indonesia
Stella Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Efektif di Indonesia

Stella Ungkap Penyebab Energi Panas Bumi Belum Efektif di Indonesia

Frankenstein45.Com – 07 April 2026 | Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengungkapkan sejumlah faktor yang menjadi penghambat efektivitas energi panas bumi di Indonesia. Meskipun Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar keempat di dunia, pemanfaatannya belum optimal.

  • Keterbatasan regulasi: Proses perizinan yang panjang dan kompleks menyebabkan investor menunda atau membatalkan proyek.
  • Kendala pembiayaan: Tingginya biaya awal pembangunan pembangkit dan kurangnya skema pembiayaan yang menarik membuat sektor swasta enggan berinvestasi.
  • Infrastruktur yang belum memadai: Jaringan transmisi listrik di daerah potensial masih terbatas, sehingga energi yang dihasilkan sulit dialirkan ke pusat konsumsi.
  • Keterbatasan sumber daya manusia: Kurangnya tenaga ahli dalam teknologi panas bumi menghambat pengembangan dan operasi pembangkit.
  • Isu lingkungan dan sosial: Kekhawatiran terhadap dampak lingkungan serta penolakan masyarakat lokal terhadap proyek pembangkit sering menunda pelaksanaan.

Stella menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga penelitian, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut. Ia mengusulkan beberapa langkah strategis, antara lain penyederhanaan prosedur perizinan, penyediaan insentif fiskal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan, serta pengembangan infrastruktur transmisi yang terintegrasi.

Selain itu, Stella juga mengajak lembaga pendidikan tinggi untuk berperan aktif dalam riset dan inovasi teknologi panas bumi, serta memperkuat kolaborasi internasional guna mengadopsi best practice dari negara-negara yang sudah berhasil memanfaatkan energi ini secara komersial.

Jika langkah‑langkah tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten, Stella optimis bahwa potensi panas bumi Indonesia dapat dimaksimalkan, sekaligus mendukung target dekarbonisasi dan ketahanan energi nasional.