Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Komisi Cadangan ASN (Kompensasi Cadangan) terus diperluas tidak hanya pada kementerian pusat, namun juga pada pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Upaya ini merupakan bagian dari program nasional untuk meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan negara.
Sejumlah kementerian telah meluncurkan program pembentukan Komcad ASN, dan kini daerah‑daerah mengikuti jejak tersebut. Contohnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan lebih dari 500 ASN untuk mengikuti Latihan Sarpra Militer (Latsarmil) yang bertujuan memperkuat peran bela negara.
Berikut adalah tahapan utama dalam proses pembentukan Komcad ASN di tingkat daerah:
- Identifikasi kebutuhan tenaga kerja yang dapat dialokasikan sebagai cadangan pertahanan.
- Pemilihan ASN yang memenuhi kriteria fisik, mental, dan kompetensi teknis.
- Pemberian pelatihan dasar militer dan bela negara melalui Latsarmil.
- Penempatan dalam struktur pertahanan daerah dan integrasi dengan satuan militer setempat.
- Evaluasi dan pembaruan periodik untuk memastikan kesiapan operasional.
Data sementara menunjukkan progres yang signifikan:
| Wilayah | Jumlah ASN Terdaftar | Status Pelatihan |
|---|---|---|
| Provinsi Sulsel | 500 | Sudah mengikuti Latsarmil |
| Kementerian Dalam Negeri | 1.200 | Dalam proses pelatihan |
| Kementerian Pertahanan | 800 | Telah selesai |
Implementasi program ini diharapkan dapat menambah kapasitas pertahanan non‑militer, memperkuat sinergi antara aparat sipil dan militer, serta menumbuhkan rasa kebanggaan dalam melayani negara. Pemerintah menegaskan bahwa komitmen ini tidak akan berhenti pada tahap awal, melainkan akan terus dievaluasi dan diperluas ke seluruh unit kerja baik di tingkat pusat maupun daerah.




