Tanpa Pelatih Kepala, PSM Makassar Hadapi Persis Solo: Milomir Seslija Doakan Keberuntungan
Tanpa Pelatih Kepala, PSM Makassar Hadapi Persis Solo: Milomir Seslija Doakan Keberuntungan

Tanpa Pelatih Kepala, PSM Makassar Hadapi Persis Solo: Milomir Seslija Doakan Keberuntungan

Frankenstein45.Com – 14 April 2026 | PSM Makassar akan menempuh laga penting melawan Persis Solo pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Namun, skuad dari Makassar harus melakukannya tanpa kehadiran pelatih kepala yang masih kosong, sementara Persis Solo datang dengan semangat tinggi usai mengamankan tiga poin berharga melawan Semen Padang. Kepala tim Persis, Milomir Seslija, menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk lawan yang sedang berada dalam kondisi kurang ideal.

Persis Solo Menyambut Kemenangan Penting atas Semen Padang

Di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu (12/4/2026), Persis Solo berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-1. Gol pertama tercipta melalui tendangan keras Miroslav Maricic pada menit ke‑37, memberikan keunggulan awal bagi Laskar Sambernyawa. Semen Padang sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri pemain Persis, Sutanto Tan, pada menit ke‑68. Namun, Dejan Tumbas mengembalikan keunggulan tim tuan rumah pada menit ke‑78, menutup skor akhir 2‑1.

Kemenangan ini dianggap setara dengan memperoleh enam poin oleh pelatih Persis, Milomir Seslija, mengingat kedua tim masih berada di zona degradasi. “Kemenangan ini terasa seperti mendapatkan enam poin karena kami melawan tim yang berada di zona degradasi dan kompetitor kami. Ini membuat poin yang kami peroleh di Parepare melawan PSM Makassar menjadi sangat penting, karena kami memangkas poin pesaing,” ujar Seslija dalam konferensi pers.

Dengan hasil tersebut, Persis Solo naik ke posisi ke‑15 dengan total 24 poin, mengamankan diri dari ancaman turun. Tim kini menatap laga berikutnya melawan Arema FC pada akhir pekan, dengan tekad mempertahankan tren positif delapan pertandingan tak terkalahkan.

PSM Makassar Tanpa Pelatih Kepala, Tantangan Besar di Depan

Di sisi lain, PSM Makassar sedang menghadapi kekosongan pada posisi pelatih kepala. Kepergian pelatih sebelumnya meninggalkan tim tanpa arahan taktis yang jelas menjelang pertandingan melawan Persis Solo. Manajer klub menyatakan bahwa pencarian pelatih baru sedang berlangsung, namun dalam jangka pendek, asisten pelatih dan staf teknis akan memimpin tim.

Para pemain PSM, yang terbiasa dengan sistem permainan yang diterapkan oleh pelatih sebelumnya, kini harus beradaptasi dengan instruksi yang lebih fleksibel. “Kami tetap fokus pada persiapan fisik dan mental. Semua pemain sudah diberi pengarahan oleh asisten pelatih untuk menjaga konsistensi taktik,” kata salah satu kapten PSM dalam pertemuan tim.

Masalah kepelatihan ini menambah beban mental bagi tim yang sedang berjuang menempelkan poin demi menghindari zona relegasi. Namun, PSM Makassar memiliki sejarah kuat dalam menghadapi tekanan, dan berharap dapat mengoptimalkan potensi pemainnya meski tanpa pimpinan utama.

Harapan dan Doa Milomir Seslija untuk Lawan

Setelah merayakan kemenangan melawan Semen Padang, Milomir Seslija tidak melupakan lawan yang sedang mengalami kesulitan. “Saya mengucapkan selamat kepada tim Persis karena bermain dengan enjoy dan sesuai dengan apa yang kami persiapkan dalam latihan. Untuk PSM Makassar yang sedang tanpa pelatih kepala, kami doakan semoga mereka menemukan solusi cepat. Persaingan di papan bawah sangat ketat, jadi kami siap memberi perlawanan sengit,” ujarnya.

Seslija menegaskan bahwa Persis Solo tidak akan meremehkan PSM Makassar meski lawannya sedang dalam kondisi tidak stabil. “Kami tetap berjuang untuk mengamankan posisi kami. Dua tim terbawah selisih poin tidak terlalu besar, dan kami tidak mau memberikan kesempatan bagi lawan,” tambahnya.

Poin Kunci Menjelang Pertandingan

  • Persis Solo mengandalkan serangan cepat melalui Maricic dan Tumbas.
  • PSM Makassar harus mengandalkan disiplin defensif dan kreativitas pemain tengah untuk mengatasi kekosongan taktik.
  • Kondisi lapangan di Stadion Manahan cenderung basah, sehingga kontrol bola menjadi faktor penentu.
  • Motivasi tambahan bagi Persis Solo: menghindari zona degradasi dan menutup jarak poin dengan pesaing.
  • PSM Makassar berusaha menstabilkan situasi internal sambil tetap mengejar poin penting.

Dengan semua faktor di atas, laga antara PSM Makassar dan Persis Solo menjanjikan pertandingan yang penuh drama. Kedua tim berada di zona berbahaya, namun masing‑masing memiliki motivasi yang berbeda. Persis Solo ingin menambah momentum positif, sementara PSM Makassar harus membuktikan bahwa mereka dapat bertahan meski tanpa pelatih kepala. Pertandingan ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana kedua tim dapat mengatasi tekanan dan memanfaatkan peluang yang ada.

Apapun hasilnya, sorotan akan tertuju pada kemampuan manajerial PSM dalam menavigasi krisis kepelatihan dan ketangguhan mental Persis Solo dalam mempertahankan posisi mereka di BRI Super League.