Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil menembus kelompok peringkat 201–300 dalam Times Higher Education Impact Rankings 2026, menandai pencapaian penting bagi institusi pendidikan tinggi di Sulawesi Selatan.
Times Higher Education Impact Rankings menilai universitas di seluruh dunia berdasarkan kontribusi mereka terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa Negara. Penilaian meliputi aspek penelitian, pengajaran, dan dampak sosial yang relevan dengan masing‑masing tujuan.
Prestasi Unhas dalam Impact Rankings 2026
- Masuk dalam kelompok 201–300 secara global, naik dari posisi sebelumnya yang berada di luar 400.
- Menonjol dalam SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan peningkatan program beasiswa dan inovasi kurikulum.
- Berperan aktif pada SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi) melalui proyek konservasi sungai dan penyediaan fasilitas sanitasi di daerah pedesaan.
- Kontribusi signifikan pada SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) lewat penelitian tentang mitigasi emisi karbon dan pengembangan energi terbarukan.
Faktor kunci keberhasilan
Keberhasilan Unhas didorong oleh peningkatan kolaborasi lintas disiplin, peningkatan jumlah publikasi yang terkait SDG, serta kebijakan internal yang menekankan pengukuran dampak sosial. Selain itu, dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif dosen serta mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat memperkuat nilai tambah universitas dalam penilaian Impact Rankings.
Implikasi bagi Unhas dan wilayah
Masuk dalam peringkat 201–300 meningkatkan profil Unhas di kancah internasional, membuka peluang kerjasama penelitian dengan institusi luar negeri, serta menarik minat calon mahasiswa dan peneliti. Bagi Sulawesi Selatan, pencapaian ini menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan tinggi daerah mampu bersaing secara global dalam agenda pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, Unhas berkomitmen untuk memperkuat kontribusinya pada semua SDG, khususnya dengan menambah program inovatif, meningkatkan kualitas penelitian, dan memperluas jaringan kolaboratif baik di dalam maupun luar negeri.




