Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Tim SAR gabungan yang dipimpin oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berhasil menemukan jasad dua warga negara asing (WNA) yang tewas akibat letusan Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Maluku Utara.
Letusan yang terjadi pada 8 Mei 2024 mengirimkan abu vulkanik, awan panas, dan material piroklastik ke wilayah sekitarnya. Puluhan warga terpaksa mengungsi ke posko sementara, sementara tim penyelamat berupaya mengevakuasi korban yang terperangkap di daerah berbahaya.
Identitas lengkap korban belum diumumkan secara resmi, namun diketahui bahwa mereka adalah warga asing yang sedang melakukan perjalanan wisata ke Pulau Halmahera. Kedua jenazah telah dipindahkan ke rumah duka di kota terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Pihak berwenang menegaskan bahwa zona bahaya di sekitar Gunung Dukono tetap aktif. Warga dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati area larangan dan mengikuti arahan petugas.
Langkah-langkah mitigasi yang diterapkan meliputi:
- Evakuasi seluruh penduduk desa‑desa di lereng gunung ke posko darurat.
- Penyediaan masker N95, air bersih, dan makanan siap saji bagi pengungsi.
- Monitoring terus‑menerus awan panas dan aktivitas seismik menggunakan sensor satelit dan stasiun pemantau lokal.
- Penyuluhan tentang bahaya abu vulkanik serta cara melindungi diri saat terjadi erupsi.
BNPB menyatakan akan terus memperkuat koordinasi antar lembaga untuk menanggulangi dampak bencana ini dan memastikan keselamatan warga serta wisatawan di wilayah rawan gunung berapi.




