Frankenstein45.Com – 02 April 2026 | Pada pagi hari Kamis, wilayah Halmahera Barat di Maluku Utara dan kota Bitung di Sulawesi Utara dilaporkan mengalami fenomena tsunami setelah gempa bumi berkekuatan antara 7,5 hingga 7,6 skala Richter mengguncang kawasan tersebut.
Gempa terjadi pada pukul 06.30 WIB dengan pusat gempa berada di kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut. Getaran kuat menyebabkan pergerakan laut yang signifikan, memicu peringatan tsunami di kedua wilayah.
Berikut rangkaian kejadian yang tercatat:
- Deteksi tsunami pertama kali dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui sistem peringatan dini.
- Peringatan dini disebarkan kepada otoritas setempat dan masyarakat melalui sirine dan pesan singkat.
- Pada pukul 07.00 WIB, tim SAR dan relawan mulai mengevakuasi penduduk di daerah pesisir yang berpotensi terdampak.
- Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa bangunan di pesisir mengalami kerusakan ringan akibat gelombang.
BMKG memperkirakan tinggi gelombang tsunami di daerah terdampak tidak melebihi satu meter, namun tetap mengimbau warga untuk tetap waspada hingga potensi gelombang susulan berkurang.
Petugas kebencanaan terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Pemerintah daerah juga menginstruksikan penutupan pelabuhan sementara untuk memastikan keselamatan nelayan dan kapal.




