Frankenstein45.Com – 02 April 2026 | Melbourne Storm mengumumkan bahwa forward asal Fiji, Tui Kamikamica, telah resmi dipulangkan dari Royal Melbourne Hospital pada hari Kamis pagi. Kamikamica sempat dirawat setelah mengalami apa yang klub sebut sebagai “episode medis” pada Senin pagi, yang kemudian dikonfirmasi sebagai dugaan stroke.
Menurut pernyataan media klub, pemain berusia 31 tahun tersebut kini akan memulai fase rehabilitasi rawat inap di fasilitas medis milik klub. “Kami mengantisipasi bahwa dia akan dapat kembali ke tim setelah menyelesaikan periode rehabilitasi ini dan melanjutkan proses pemulihan di bawah pengawasan staf medis Melbourne Storm,” bunyi rilis resmi.
Detail Kejadian Medis
Pada Senin, Kamikamica tiba-tiba mengalami gejala yang memicu kekhawatiran akan adanya gangguan pada sistem saraf pusat. Tim medis segera membawanya ke Royal Melbourne Hospital untuk penanganan lebih lanjut. Setelah serangkaian pemeriksaan, dokter mencurigai adanya stroke, meskipun belum dipastikan secara definitif.
Selama masa perawatan, Kamikamica menerima terapi dan pemantauan intensif. Kondisinya stabil, dan pada hari Kamis ia dinyatakan cukup baik untuk dipulangkan dan melanjutkan rehabilitasi di lingkungan yang lebih terkontrol.
Karier dan Kontribusi di Storm
Sejak debutnya di NRL pada tahun 2017, Tui Kamikamica telah menjadi salah satu pemain kunci Melbourne Storm. Ia mencatat total 142 penampilan untuk klub, termasuk partisipasi dalam tim yang meraih gelar Grand Final pada tahun 2022. Selama tiga musim terakhir, Kamikamica selalu tampil dalam lebih dari 20 pertandingan per musim, menegaskan konsistensinya sebagai forward andalan.
Selain berkiprah di liga domestik, Kamikamica juga menjabat sebagai kapten tim nasional Fiji. Kepemimpinannya di level internasional menambah nilai pentingnya bagi Storm, baik dari segi performa di lapangan maupun semangat tim.
Dampak pada Tim dan Jadwal Pertandingan
Kejadian ini menambah tantangan bagi Melbourne Storm, yang sudah kehilangan forward Eli Katoa sejak awal musim karena harus menjalani operasi otak akibat cedera kepala yang berulang. Saat ini, Storm berada di posisi ketujuh klasemen dengan rekor 2-2 setelah empat putaran pertandingan.
Tim dijadwalkan akan menghadapi Panthers yang belum terkalahkan pada pertandingan berikutnya di Sydney. Meski kehilangan dua forward penting, pelatih Craig Bellamy menyatakan kepercayaan penuh pada kedalaman skuad dan kemampuan pemain cadangan untuk mengisi kekosongan sementara.
Proses Rehabilitasi dan Harapan Kedepan
Rehabilitasi pasca-stroke biasanya melibatkan kombinasi fisioterapi, terapi okupasi, serta evaluasi neurologis berkelanjutan. Klub menegaskan bahwa Kamikamica akan berada di bawah pengawasan tim medis berpengalaman, yang akan menyesuaikan program pemulihan sesuai dengan kondisi spesifiknya.
Dalam sebuah pesan singkat yang dibagikan kepada media, Kamikamica menuliskan, “Back soon,” menandakan tekadnya untuk kembali beraksi secepat mungkin. Dukungan dari rekan satu tim, pelatih, serta para penggemar menjadi faktor penting dalam proses pemulihan mental dan fisik pemain.
Jika rehabilitasi berjalan sesuai rencana, Kamikamica diperkirakan dapat bergabung kembali dengan tim pada paruh kedua musim. Kepulangannya diharapkan tidak hanya memperkuat lini depan Storm, tetapi juga memberikan dorongan moral bagi seluruh skuad.
Kasus ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap gejala stroke pada atlet profesional, yang sering kali mengabaikan tanda-tanda awal demi performa. Dengan penanganan cepat dan penanganan medis yang tepat, peluang pemulihan optimal dapat tercapai.
Melbourne Storm dan para pendukungnya kini menantikan kabar baik selanjutnya mengenai kondisi Kamikamica, sambil tetap fokus pada kompetisi NRL yang semakin menegangkan.




