Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali mengupayakan sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.
Kerja sama yang pertama kali dimulai pada tahun 2022 melibatkan program magang, pelatihan, serta penelitian bersama yang melibatkan mahasiswa UBSI dan aparat Polri. Setelah mengevaluasi hasil awal, kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki perpanjangan kerja sama yang mencakup ruang lingkup yang lebih luas.
Beberapa poin utama yang dibicarakan antara lain:
- Peningkatan kuota beasiswa bagi mahasiswa UBSI yang berfokus pada keamanan siber.
- Penyediaan laboratorium bersama yang dilengkapi dengan perangkat keras dan perangkat lunak terkini.
- Program sertifikasi profesional bagi anggota Polri yang ingin mengembangkan kompetensi digital.
- Kolaborasi penelitian dalam bidang forensik digital, analisis data kriminal, dan kecerdasan buatan untuk penegakan hukum.
Rektor UBSI, Prof. Dr. Ir. Rudi Haryono, menyatakan bahwa “Kerja sama dengan Polri tidak hanya memperkaya kurikulum kami, tetapi juga menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi pada keamanan nasional.” Sementara itu, Kepala Divisi Teknologi Informasi Polri, Kombes Pol. Agus Prasetyo, menekankan pentingnya dukungan akademik dalam mengatasi tantangan siber yang semakin kompleks.
Jika perpanjangan kerja sama disepakati, diharapkan akan terbuka peluang magang bagi ratusan mahasiswa setiap tahunnya, serta peningkatan kualitas pelatihan bagi anggota Polri yang berfokus pada teknologi informasi. Hal ini sejalan dengan visi nasional untuk meningkatkan kompetensi digital sumber daya manusia guna menghadapi era industri 4.0.
Langkah selanjutnya adalah penyusunan nota kesepahaman (MoU) yang akan menitikberatkan pada pembagian tanggung jawab, pendanaan, serta mekanisme evaluasi tahunan. Kedua institusi berharap kerja sama ini dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam mendukung agenda keamanan siber negara.




