Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Universitas Indonesia (UI) resmi meluncurkan skema kerja fleksibel yang menggabungkan Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) sebagai upaya utama mengurangi konsumsi energi kampus. Kebijakan ini dirancang agar tidak mengganggu pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rector UI menegaskan bahwa implementasi WFA‑WFH akan dimulai pada kuartal pertama 2024 dengan fase percobaan pada unit administratif dan laboratorium non‑kritis. Selama periode percobaan, pegawai dan dosen dapat memilih untuk bekerja dari lokasi yang mendukung produktivitas, baik di rumah, coworking space, atau fasilitas UI di luar kampus, asalkan target kerja tercapai.
Berikut beberapa poin utama kebijakan tersebut:
- Penghematan energi: Diperkirakan konsumsi listrik kampus dapat turun hingga 15% dalam dua tahun pertama.
- Fleksibilitas waktu: Jadwal kerja dapat diatur sesuai kebutuhan pribadi asalkan memenuhi jam kerja inti (core hours) antara pukul 09.00‑12.00.
- Pengawasan kinerja: Sistem monitoring digital akan memastikan produktivitas tetap terjaga tanpa mengorbankan kualitas pendidikan dan riset.
- Dukungan infrastruktur: UI menyediakan akses VPN, platform kolaborasi daring, dan layanan bantuan IT 24 jam untuk mengatasi kendala teknis.
Dalam rangka menjaga kualitas tridharma, UI tetap mewajibkan kehadiran dosen di ruang kuliah secara periodik, terutama untuk sesi praktikum, seminar, dan bimbingan skripsi. Penelitian yang memerlukan laboratorium fisik juga akan dijadwalkan secara rotasi agar tidak terjadi penumpukan kegiatan.
Respons awal dari sivitas akademika menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak dosen menyambut baik kebijakan ini karena memberikan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, sementara mahasiswa berharap fleksibilitas ini dapat meningkatkan kualitas bimbingan dan akses materi pembelajaran daring.
Pihak UI menegaskan bahwa skema WFA‑WFH bukanlah kebijakan sementara, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan kampus yang ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan teknologi.




