UICI Gelar Wisuda Kedua Kali, Tegaskan Konsep ‘Kuliah di Awan’ Bisa Perluas Akses Pendidikan
UICI Gelar Wisuda Kedua Kali, Tegaskan Konsep ‘Kuliah di Awan’ Bisa Perluas Akses Pendidikan

UICI Gelar Wisuda Kedua Kali, Tegaskan Konsep ‘Kuliah di Awan’ Bisa Perluas Akses Pendidikan

Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) mengadakan upacara wisuda kedua pada tanggal 26 April 2024, menandai kelulusan 56 mahasiswa dari empat program studi unggulan. Program-program tersebut meliputi Bisnis Digital, Informatika, Komunikasi Digital, dan Sains Data, yang semuanya dirancang untuk memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.

Acara wisuda berlangsung di aula kampus yang dilengkapi dengan fasilitas audiovisual modern, mencerminkan komitmen universitas terhadap konsep “Kuliah di Awan”. Konsep ini menekankan penggunaan platform pembelajaran daring yang dapat diakses dari mana saja, sehingga membuka peluang pendidikan bagi lebih banyak kalangan, terutama yang berada di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan mobilitas.

Rektor UICI, Dr. Ahmad Fadli, menyampaikan bahwa model pembelajaran berbasis awan tidak hanya meningkatkan fleksibilitas, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar melalui integrasi data analitik dan kolaborasi real‑time. Menurutnya, “Dengan Kuliah di Awan, kami dapat menyediakan kurikulum yang selalu up‑to‑date dan menyesuaikan dengan kebutuhan industri digital yang terus berubah.”

Para wisudawan mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dosen dan fasilitas digital yang mereka dapatkan. Sebagian besar lulusan menyatakan kesiapan mereka untuk memasuki dunia kerja, terutama di sektor teknologi informasi, e‑commerce, dan analisis data.

Berikut adalah distribusi lulusan menurut program studi:

Program Studi Jumlah Lulusan
Bisnis Digital 15
Informatika 14
Komunikasi Digital 12
Sains Data 15

UICI berencana memperluas jaringan “Kuliah di Awan” ke lebih banyak daerah di Indonesia pada tahun mendatang, dengan menambah modul pembelajaran interaktif dan memperkuat kerja sama dengan perusahaan teknologi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang siap bersaing di era digital.