ULM lakukan monitoring pertumbuhan tanaman mangrove di Tanah Laut
ULM lakukan monitoring pertumbuhan tanaman mangrove di Tanah Laut

ULM lakukan monitoring pertumbuhan tanaman mangrove di Tanah Laut

Frankenstein45.Com – 02 Juni 2026 | Tim Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Unit Penunjang Akademik Lingkungan Lahan Basah melakukan pemantauan rutin terhadap pertumbuhan tanaman mangrove di wilayah Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bertujuan menilai efektivitas upaya rehabilitasi pantai dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan mangrove.

Monitoring dilakukan sejak awal tahun 2024 dengan metode pengukuran tinggi batang, diameter batang, serta penilaian kesehatan daun secara periodik. Data dikumpulkan pada 10 titik sampel yang dipilih secara acak di area rehabilitasi.

  • Pengukuran tinggi tanaman: menggunakan pita ukur, dicatat setiap tiga bulan.
  • Diameter batang pada tinggi 1,3 meter (DBH): diukur dengan kaliper.
  • Indeks kesehatan daun: penilaian visual berdasarkan warna, kerusakan akibat hama, dan tingkat pertumbuhan.

Hasil sementara menunjukkan rata‑rata pertumbuhan tinggi mangrove mencapai 0,45 meter per kuartal, dengan peningkatan diameter sebesar 0,12 cm. Sekitar 78% tanaman berada dalam kondisi sehat, sementara sisanya menunjukkan tanda stres akibat salinitas tinggi dan erosi.

Tim UPA Lingkungan Lahan Basah menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat lokal, lembaga pemerintahan, dan organisasi non‑profit untuk memperkuat keberlanjutan program. Rencana ke depan meliputi penanaman tambahan 1.500 bibit mangrove, peningkatan pemantauan satelit, serta pelatihan bagi warga sekitar tentang pengelolaan ekosistem pesisir.

Dengan data yang terus diperbarui, diharapkan program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pemulihan mangrove dan mitigasi perubahan iklim.