Frankenstein45.Com – 04 Mei 2026 | UNESCO pada hari Rabu menegaskan pentingnya melindungi jurnalis di seluruh dunia setelah laporan terbaru menunjukkan penurunan signifikan kebebasan pers.
Sekretaris Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, mengingatkan bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama demokrasi dan hak asasi manusia. Ia menyerukan tiga langkah utama kepada pemerintah Indonesia serta masyarakat sipil:
- Menguatkan kerangka hukum yang menjamin kebebasan pers dan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap jurnalis.
- Meningkatkan kapasitas lembaga pengawas media untuk menindak cepat kasus pelanggaran.
- Mendorong budaya menghargai peran jurnalis melalui program edukasi publik.
UNESCO juga menyoroti pentingnya dukungan internasional, termasuk kerja sama dengan organisasi hak asasi manusia dan badan‑badan Pers Nasional, untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi para wartawan.
Pemerintah Indonesia belum memberikan respons resmi terhadap seruan tersebut, namun beberapa organisasi pers lokal menyatakan akan memperkuat advokasi mereka. Sementara itu, para jurnalis mengingatkan bahwa perlindungan tidak hanya bergantung pada kebijakan, melainkan pada sikap masyarakat yang menolak segala bentuk intimidasi.
Jika langkah‑langkah yang diusulkan tidak segera diimplementasikan, risiko penurunan kualitas informasi publik dan meningkatnya penyebaran disinformasi dapat memperburuk situasi demokrasi di Indonesia.




