Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Met Gala 2026 kembali digelar pada Senin, 4 Mei 2026, dan menjadi panggung megah bagi para selebriti Hollywood. Di antara ribuan sorotan, penyanyi pop asal Amerika Serikat, Katy Perry, memukau hadirin dengan penampilan yang tak terduga: sebuah topeng berbentuk astronot.
Topeng tersebut terbuat dari material metalik berkilau, meniru helm luar angkasa klasik dengan aksen lampu LED yang menyala secara halus. Perry memadukannya dengan gaun malam berwarna hitam pekat, memunculkan kontras futuristik antara elemen kosmik dan elegan. Penampilannya bukan hanya sekadar fashion statement, melainkan juga simbol eksplorasi dan keberanian menjelajah batas kreativitas.
Reaksi media sosial pun langsung mengalir deras. Penggemar memuji keberanian Perry dalam mengeksplorasi tema luar angkasa, sementara kritikus fashion menilai bahwa topeng tersebut berhasil menambah dimensi baru pada konsep ‘astronaut’ yang biasanya dipakai dalam konteks teknologi atau sains. Beberapa pengamat berpendapat bahwa pilihan ini mencerminkan tren mode yang semakin menggabungkan elemen sci‑fi dengan haute couture.
Selain Katy Perry, deretan artis lain juga menampilkan kostum bertema luar angkasa, seperti Zendaya dengan gaun berlapis kristal menyerupai nebula, dan Timothée Chalamet yang mengenakan setelan bertekstur metalik. Keseluruhan tema Met Gala tahun ini, yang berjudul “Beyond the Stars”, memang menekankan eksplorasi tak terbatas, menjadikan setiap penampilan sebagai bagian dari narasi kosmik yang lebih besar.
Keberanian Perry memakai topeng astronot tidak hanya menjadi bahan perbincangan di karpet merah, tetapi juga memicu diskusi mengenai batas antara fashion dan performa seni. Apakah topeng ini akan menjadi tren baru di runway selanjutnya? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti: Katy Perry telah menorehkan momen ikonik yang akan dikenang dalam sejarah Met Gala.







