Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali memperkuat perannya sebagai kampus yang fokus pada bisnis digital dengan meluncurkan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang menargetkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik kelompok PKK di Cipinang Melayu. Program ini bertujuan memperkenalkan teknologi pemasaran online serta meningkatkan kemampuan digital para pelaku usaha sehingga dapat bersaing di era e‑commerce.
Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari meliputi materi dasar pemasaran digital, pembuatan konten visual, penggunaan media sosial untuk promosi, serta cara mengoptimalkan toko online melalui platform marketplace nasional. Setiap sesi diisi oleh dosen dan praktisi dari Fakultas Bisnis Digital UNM yang memiliki pengalaman langsung dalam mengelola bisnis online.
- Hari I: Pengantar ekosistem digital dan pentingnya branding di dunia maya.
- Hari II: Praktik pembuatan foto produk, video pendek, dan penulisan caption yang menarik.
- Hari III: Simulasi penjualan lewat marketplace, analisis data penjualan, serta strategi retensi pelanggan.
Sebanyak 45 anggota PKK Cipinang Melayu yang mewakili 30 UMKM berpartisipasi dalam pelatihan ini. Dari hasil evaluasi pasca‑pelatihan, lebih dari 80 % peserta melaporkan peningkatan pemahaman tentang alat pemasaran digital dan berencana mengintegrasikan setidaknya satu kanal penjualan online dalam tiga bulan ke depan.
Rektor UNM, Dr. Budi Santoso, menekankan bahwa transformasi digital bukan hanya sekadar tren, melainkan kebutuhan fundamental bagi pelaku usaha kecil. “Kami ingin memastikan bahwa setiap UMKM, terutama yang berada di wilayah pinggiran kota, memiliki akses ke pengetahuan dan alat yang dapat memperluas pasar mereka,” ujarnya.
Selain pelatihan, UNM juga menyediakan paket pendampingan berupa konsultasi gratis selama enam bulan, akses ke software manajemen inventori berbasis cloud, serta jaringan mentor yang dapat membantu mengatasi kendala teknis. Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan ini, UMKM PKK Cipinang Melayu dapat meningkatkan omset, menciptakan lapangan kerja baru, dan menjadi contoh sukses digitalisasi di tingkat komunitas.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan Universitas Nusa Mandiri untuk menjadikan kampus sebagai agen perubahan sosial melalui inovasi digital. Keberhasilan inisiatif ini diharapkan dapat direplikasi ke wilayah lain yang memiliki potensi usaha mikro yang serupa.







