UNM Guncang Dunia: Dari Inovasi Global YESIST12, Kisah Inspiratif Letda Alwi, hingga Lobi Basket Lobos di NIT Semifinal
UNM Guncang Dunia: Dari Inovasi Global YESIST12, Kisah Inspiratif Letda Alwi, hingga Lobi Basket Lobos di NIT Semifinal

UNM Guncang Dunia: Dari Inovasi Global YESIST12, Kisah Inspiratif Letda Alwi, hingga Lobi Basket Lobos di NIT Semifinal

Frankenstein45.Com – 03 April 2026 | Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mencuri sorotan nasional sekaligus internasional melalui serangkaian prestasi yang menonjol dalam bidang inovasi, keamanan siber, dan olahraga. Pada pekan ini, tiga kisah menonjol bersinergi: peluncuran kompetisi inovasi global YESIST12 2026, perjalanan karier Letnan Dua Alwi Al Hadad yang menembus puncak keamanan siber TNI, serta penampilan gemilang tim basket UNM Lobos yang berhasil menembus semifinal National Invitation Tournament (NIT) sebelum tersingkir oleh Tulsa.

YESIST12 2026: Panggung Dunia untuk Ide Muda Indonesia

YESIST12 (Youth Entrepreneurship and Smart Innovation Summit & Technology) 2026 resmi membuka pendaftaran pada 23 Februari hingga 4 April 2026. Kompetisi berskala internasional ini memberi kesempatan bagi pelajar, mahasiswa, hingga profesional muda Indonesia untuk mempersembahkan solusi inovatif yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

UNM berperan sebagai host utama sekaligus Kampus Digital Bisnis, menyediakan infrastruktur digital, mentor, serta jaringan global bagi para peserta. Terdapat enam track kompetisi, antara lain Innovation Challenge, MakerFair, WePOWER, iENGAGE, Special, dan Junior Einstein. Seluruh peserta akan melewati proses seleksi nasional pada 6‑17 April, dengan pengumuman pemenang nasional pada 24 April. Pemenang tingkat nasional selanjutnya akan berkompetisi secara internasional pada 27‑30 April.

Hadiah total mencapai ribuan dolar AS, termasuk hadiah utama US$1.000 untuk Juara 1, serta sertifikat internasional yang meningkatkan nilai tambah pada CV peserta. Rektor UNM, Prof. Dr. Dwiza Riana, menegaskan pentingnya kompetisi ini sebagai wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengatasi tantangan global dengan kreativitas dan teknologi.

Letda Alwi Al Hadad: Dari Kegagalan hingga Benteng Pertahanan Siber TNI

Di sisi lain, kisah inspiratif Letdan Alwi Al Hadad menggambarkan perjalanan penuh tantangan yang berujung pada posisi strategis di Satuan Perlindungan Data (Satlinta) Satsiber Mabes TNI. Setelah tiga kali gagal masuk TNI karena standar fisik, Alwi memutuskan menempuh pendidikan tinggi di Program Studi Informatika UNM.

Transisi dari lingkungan pesantren ke dunia teknologi informasi bukanlah hal mudah. Alwi harus mengejar ketertinggalan dengan belajar mandiri melalui modul daring, pelatihan Digital Talent, dan bimbingan dosen UNM. Usahanya membuahkan hasil: ia menjadi salah satu mahasiswa terbaik, meraih nilai tertinggi pada seleksi PA PK TNI dengan skor 96, jauh di atas rata-rata 80, dan akhirnya terpilih menjadi perwira cyber TNI.

Saat ini, Alwi memimpin tim keamanan siber militer, menguji dan mengamankan sistem data strategis. Selain tugas militer, ia tetap aktif di UNM sebagai Ketua Nusa Mandiri Cyber Community (NMCC), menggelar workshop, serta membimbing mahasiswa untuk memperoleh kompetensi siber yang tangguh. Filosofinya, “Jangan hidup di bawah nama besar kampus, melainkan kitalah yang menghidupkan nama kampus,” menjadi mantra bagi generasi muda yang ingin menembus batas.

Lobos UNM Menyentuh Impian NIT: Dari Kemenangan di Pit hingga Kekalahan di Semifinal

Di arena olahraga, tim basket UNM Lobos menorehkan prestasi luar biasa pada turnamen NIT. Setelah mengalahkan Saint Joseph’s dengan penampilan gemilang Jake Hall yang mencetak rekor skor freshmen di Mountain West, Lobos melaju ke perempat final melawan Sam Houston State. Kemenangan tersebut ditandai dengan tembakan tiga angka yang menembus 13 kali, serta double‑double impresif dari Tomislav Buljan (24 poin, 18 rebound).

Keberhasilan berlanjut hingga semifinal melawan Tulsa, di mana Lobos harus menyerah dengan skor akhir yang menutup perjalanan mereka di turnamen. Meskipun kehilangan, penampilan tim menunjukkan konsistensi pertahanan dan serangan yang membuat mereka menjadi salah satu tim top Mountain West. Jake Hall, yang juga dinobatkan sebagai Freshman of the Year, menegaskan komitmen tim untuk terus berkembang, sementara pelatih Eric Olen menilai pengalaman semifinal sebagai batu loncatan penting bagi generasi pemain berikutnya.

Sinergi UNM: Mendorong Inovasi, Keamanan, dan Sportivitas

Ketiga narasi tersebut memperlihatkan sinergi unik yang dibangun UNM antara bidang akademik, militer, dan olahraga. Kompetisi YESIST12 membuka peluang bagi inovator muda menampilkan solusi berkelanjutan; alumni seperti Letda Alwi menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan UNM dapat menyiapkan pemimpin di sektor strategis nasional; dan prestasi Lobos menegaskan kualitas pengembangan talenta atletik yang didukung fasilitas kampus.

Ke depan, UNM berencana memperluas program kolaborasi internasional, meningkatkan beasiswa untuk riset siber, serta memperkuat program olahraga dengan investasi pada fasilitas latihan dan akademik. Harapannya, ekosistem UNM akan terus melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di panggung dunia.

Dengan langkah nyata di tiga pilar utama—inovasi, keamanan, dan sportivitas—UNM menegaskan posisinya sebagai kampus digital bisnis terdepan yang mendukung pembangunan Indonesia yang lebih maju, aman, dan berdaya saing global.