Upacara Persembahyangan Hari Saraswati di Perpustakaan Umum Kota Denpasar
Upacara Persembahyangan Hari Saraswati di Perpustakaan Umum Kota Denpasar

Upacara Persembahyangan Hari Saraswati di Perpustakaan Umum Kota Denpasar

Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | Ratusan umat Hindu berkumpul pada Sabtu, 7 April 2024 di Perpustakaan Umum Kota Denpasar untuk memperingati Hari Saraswati, Dewi Pengetahuan dan Seni. Upacara persembahyangan ini menampilkan prosesi penataan ribuan buku, doa, serta pembacaan mantra khas Bali.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemaparan singkat oleh Kepala Dinas Kebudayaan Denpasar tentang makna Hari Saraswati dalam tradisi Hindu Bali. Selanjutnya, para petugas perpustakaan menata koleksi buku-buku di ruang utama menjadi formasi menyerupai mandala, simbol keseimbangan dan kebijaksanaan.

Ritual persembahyangan melibatkan peletakan sesaji berupa bunga melati, canang sari, serta sesajen tradisional di atas tumpukan buku. Para peserta kemudian bersama-sama mengucapkan mantra “Om Saraswati Namah” sambil memegang dupa yang dibakar secara serentak.

  • Jumlah buku yang disertakan: sekitar 3.500 judul, mulai dari literatur klasik hingga karya kontemporer.
  • Peserta: lebih dari 200 warga, termasuk pelajar, guru, pustakawan, dan tokoh agama.
  • Pengurus perpustakaan menambahkan bahwa buku-buku yang dipersembahkan akan tetap dapat dipinjam oleh publik setelah upacara selesai.

Selain persembahyangan, acara juga diisi dengan penampilan seni tradisional Bali, seperti tari Barong, gamelan, serta pembacaan puisi yang mengangkat tema pentingnya literasi. Kepala Perpustakaan, I Made Supartha, menyampaikan harapannya agar masyarakat semakin mencintai buku dan menjadikan pengetahuan sebagai landasan kehidupan.

Upacara Hari Saraswati di Denpasar ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan generasi muda bahwa ilmu pengetahuan dan kebudayaan saling melengkapi. Dengan melibatkan ribuan buku sebagai simbol, penyelenggara berharap semangat belajar terus mengalir di tengah masyarakat Bali.