Upaya Pemadaman Kebakaran Lahan di Indralaya Utara
Upaya Pemadaman Kebakaran Lahan di Indralaya Utara

Upaya Pemadaman Kebakaran Lahan di Indralaya Utara

Frankenstein45.Com – 28 Juni 2026 | Pada Sabtu pagi, api melanda lahan pertanian di Desa Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Foto udara yang diambil dari pesawat pemadam menunjukkan kobaran api yang menyebar luas, menimbulkan asap tebal yang terlihat dari ketinggian.

Tim pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir segera dikerahkan. Upaya pemadaman melibatkan beberapa elemen:

  • Penggunaan truk tangki air berkapasitas 5.000 liter yang menyalurkan air ke titik-titik api terpusat.
  • Penerbangan helikopter pemadam yang dilengkapi dengan ember air untuk menurunkan air secara presisi.
  • Penggunaan pesawat pemadam kebakaran tipe C130 yang menyemprotkan air dalam jumlah besar ke area yang sulit dijangkau.
  • Pembuatan jalur pemadam (firebreak) menggunakan bulldozer untuk memotong jalur penyebaran api.
  • Keterlibatan relawan setempat yang membantu memadamkan api dengan ember dan selang portable.

Selama operasi, petugas mencatat bahwa sekitar 30 hektar lahan telah terbakar, menimbulkan kerugian pada tanaman pangan dan perkebunan. Tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa warga terpaksa mengungsikan diri ke posko darurat.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersama Dinas Lingkungan Hidup menginisiasi langkah-langkah pencegahan jangka panjang, antara lain:

  1. Peningkatan pengawasan terhadap kegiatan pembakaran lahan pada musim kemarau.
  2. Penyuluhan kepada petani mengenai teknik pengelolaan lahan yang ramah lingkungan.
  3. Pemasangan sistem deteksi dini kebakaran berbasis satelit dan sensor suhu.
  4. Penyediaan alat pemadam kebakaran portable di titik-titik rawan kebakaran.
  5. Pengembangan program reboisasi pada area yang terdampak.

Upaya bersama antara aparat keamanan, tim pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat diharapkan dapat memperkecil risiko kebakaran serupa di masa depan dan memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak.