Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Vietnam dan Rusia berencana mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Vietnam. Kedua negara mengumumkan bahwa Rosatom, perusahaan nuklir milik negara Rusia, akan memberikan bantuan teknis dan finansial untuk mempercepat realisasi proyek tersebut.
Duta Besar Vietnam untuk Rusia, Dang Minh, menyatakan bahwa Vietnam telah menyiapkan lokasi dan regulasi yang diperlukan, sementara Rosatom siap menyediakan reaktor generasi III+ serta pelatihan bagi tenaga kerja Vietnam.
Rusia menegaskan bahwa bantuan ini tidak terkait dengan permintaan resmi dari Indonesia. Pemerintah Indonesia belum mengajukan permohonan resmi untuk pembangunan PLTN, meskipun beberapa pejabat Indonesia menunjukkan minat pada teknologi nuklir sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi.
- Target penyelesaian fase perencanaan: akhir 2024.
- Estimasi kapasitas PLTN pertama: 1.000 MW.
- Jadwal operasional awal: pertengahan 2030-an.
Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Vietnam dan Rusia, sekaligus membuka peluang bagi negara‑negara ASEAN lainnya untuk mengeksplorasi energi nuklir secara aman dan bertanggung jawab.




