Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa Waduk Sei Jago yang terletak di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, membutuhkan rehabilitasi total karena kondisi fisiknya yang semakin menurun.
Waduk ini dibangun pada awal 2000-an untuk mendukung irigasi sawah, pengendalian banjir, serta sebagai sumber air baku bagi warga sekitar. Selama bertahun‑tahun, struktur bendungan mengalami kerusakan akibat sedimentasi yang tinggi, erosi tepi, dan kurangnya perawatan rutin.
- Memulihkan kapasitas penyimpanan air sehingga lahan pertanian dapat terjamin pasokan airnya.
- Mengurangi ancaman banjir dengan memperbaiki sistem spillway dan pembuangan air.
- Meningkatkan daya tarik ekowisata melalui perbaikan fasilitas dan kebersihan lingkungan sekitar waduk.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja pada tahap konstruksi dan operasional.
Pihak pemerintah provinsi berencana menggelar tender bagi kontraktor yang memiliki pengalaman dalam proyek rehabilitasi bendungan. Proses rehabilitasi diperkirakan meliputi pembersihan sedimentasi, perbaikan dinding bendungan, pemasangan alat pengukur water level, serta penataan kembali area hulu dan hilir waduk.
Nyanyang Haris Pratamura menambahkan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan swasta sangat diperlukan agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar teknis. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk petani, nelayan, dan pelaku usaha pariwisata, untuk berpartisipasi dalam pemeliharaan berkelanjutan setelah rehabilitasi selesai.
Jika rehabilitasi total berhasil dilaksanakan, Waduk Sei Jago diharapkan kembali menjadi tulang punggung pengelolaan sumber daya air di Bintan, sekaligus menjadi contoh sukses sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan infrastruktur lingkungan.




