Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan harapannya agar pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mempercepat pelaksanaan program Makanan Berbasis Gizi (MBG) dan membantu pemerintah mencapai target tiga tahun (3T) dalam penurunan angka gizi buruk.
Sufmi menekankan pentingnya kepemimpinan yang dinamis dan berorientasi pada hasil untuk mengoptimalkan koordinasi antara kementerian terkait, lembaga penelitian, serta stakeholder di sektor swasta. Menurutnya, perubahan kepala BGN yang baru diharapkan membawa kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan gizi di daerah rawan.
Beberapa poin utama yang disorot oleh Wakil Ketua DPR antara lain:
- Memperkuat sistem pemantauan gizi secara berbasis data untuk mengidentifikasi daerah dengan prevalensi gizi buruk tertinggi.
- Menjalin kemitraan strategis dengan produsen pangan lokal guna meningkatkan ketersediaan makanan bergizi yang terjangkau.
- Mengintegrasikan program MBG ke dalam kurikulum pendidikan gizi di sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan.
- Menetapkan mekanisme evaluasi berkala untuk menilai efektivitas intervensi gizi yang dilaksanakan.
Sufmi juga menambahkan bahwa percepatan program MBG tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada implementasi yang konsisten di lapangan. Ia mengajak semua pihak, termasuk DPR, pemerintah, dan masyarakat, untuk berkolaborasi dalam mewujudkan target 3T yang telah ditetapkan dalam Rencana Aksi Nasional Gizi.
Penggantian kepala BGN yang diharapkan segera terjadi dipandang sebagai langkah strategis untuk menyegarkan visi dan misi lembaga, sehingga program MBG dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan tepat sasaran.




