Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Fahri Hamzah, bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Rohkmin Dahuri, melakukan kunjungan lapangan ke proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang terletak di Kabupaten Aceh Jaya. Kunjungan tersebut berlangsung pada hari Selasa, 23 April 2024, sebagai bagian dari rangkaian monitoring dan evaluasi program perumahan bagi nelayan di wilayah Aceh.
Proyek Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah pusat yang dikelola oleh Kementerian PKP bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Aceh. Tujuannya adalah menyediakan hunian layak, fasilitas umum, dan infrastruktur pendukung bagi komunitas nelayan yang selama ini tinggal di area kumuh atau rawan banjir. Selama kunjungan, tim menteri meninjau progres pembangunan rumah, jaringan listrik, sistem sanitasi, serta fasilitas sosial seperti balai pertemuan, posyandu, dan pelabuhan kecil yang akan memudahkan aktivitas penangkapan ikan.
Fahri Hamzah menyampaikan bahwa sampai saat ini sekitar 60% unit rumah telah selesai dibangun dan siap ditempati. Sisanya diperkirakan selesai dalam tiga bulan ke depan, mengingat tantangan logistik di wilayah pegunungan Aceh Jaya. Ia menekankan pentingnya penyelesaian tepat waktu agar dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan, menurunkan tingkat kemiskinan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Rohkmin Dahuri menambahkan bahwa selain penyediaan hunian, pemerintah harus memastikan keberlanjutan program melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan, serta pengembangan usaha mikro berbasis perikanan. Ia berharap kerjasama antara lembaga legislatif dan eksekutif dapat mempercepat pencapaian target pembangunan.
Berikut adalah fasilitas utama yang akan tersedia di Kampung Nelayan Merah Putih:
- 120 unit rumah susun berstandar 36 meter persegi dengan akses air bersih dan listrik.
- Sistem sanitasi terintegrasi berupa septic tank dan jaringan pembuangan limbah cair.
- Balai serbaguna untuk pertemuan warga, pelatihan, dan kegiatan budaya.
- Posyandu dan klinik kesehatan dasar yang melayani pemeriksaan rutin.
- Pelabuhan kecil berkapasitas 20 kapal dengan dermaga yang telah diperkuat.
- Area parkir dan tempat ibadah yang ramah lingkungan.
Para warga nelayan yang menyaksikan kunjungan tersebut menyatakan rasa syukur atas upaya pemerintah. Mereka berharap agar proses pembangunan dapat terus berlanjut tanpa hambatan dan akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup mereka serta mengurangi risiko bencana alam yang sering melanda daerah pesisir.
Ke depan, Kementerian PKP berkomitmen melakukan evaluasi berkala serta menyiapkan dukungan teknis dan finansial bagi program serupa di kabupaten lain yang memiliki kebutuhan serupa.




