Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, menegaskan bahwa cerita-cerita tentang tokoh-tokoh bangsa Indonesia memiliki nilai intelektual yang sangat tinggi. Menurutnya, narasi sejarah dan perjuangan para pahlawan dapat dijadikan aset kekayaan intelektual (IP) yang potensial untuk dikembangkan dalam industri kreatif.
Irene Umar menjelaskan bahwa memanfaatkan kisah tokoh bangsa sebagai IP bukan sekadar melestarikan warisan budaya, melainkan juga membuka peluang ekonomi baru. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:
- Penciptaan konten multimedia seperti film, serial, animasi, dan game yang mengangkat nilai sejarah.
- Pengembangan produk merchandize, buku, dan komik yang menargetkan generasi muda.
- Penguatan identitas nasional melalui produk kreatif yang mudah dipasarkan secara global.
- Peningkatan lapangan kerja di sektor kreatif, mulai dari penulis, sutradara, desainer, hingga tenaga pemasaran.
Wamenekraf juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan akademisi untuk mengelola dan melindungi IP tersebut secara legal. Dengan regulasi yang tepat, hak cipta dapat terjaga, sehingga pencipta mendapatkan penghargaan yang layak.
Selain itu, Irene Umar mengajak para kreator untuk menggali lebih dalam kisah-kisah lokal yang belum banyak dikenal, sehingga diversifikasi konten dapat memperkaya industri kreatif Indonesia. Ia percaya, dengan strategi yang terintegrasi, IP berbasis tokoh bangsa dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.




