Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menekankan pentingnya memanfaatkan semangat berkurban sebagai landasan moral untuk mempercepat penutupan kesenjangan akses digital di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan menjelang musim Idul Adha, Patria mengaitkan nilai kebersamaan dan kepedulian yang tercermin dalam tradisi kurban dengan upaya pemerintah dalam menyebarkan layanan digital secara merata.
Beberapa langkah strategis yang direncanakan antara lain:
- Pengadaan perangkat smartphone dan tablet bersubsidi untuk pelajar dan UMKM di daerah terpencil.
- Pembangunan jaringan internet berkecepatan tinggi di daerah pedesaan melalui kerja sama dengan operator seluler dan penyedia infrastruktur.
- Penyelenggaraan pelatihan literasi digital secara gratis, meliputi penggunaan aplikasi perbankan, e‑commerce, serta platform pemerintahan digital.
- Pembentukan pusat layanan digital (Digital Service Center) yang berfungsi sebagai hub bantuan teknis bagi warga yang belum terbiasa dengan teknologi.
- Pemberian hibah kepada startup yang fokus pada solusi inklusif, seperti aplikasi edukasi berbasis offline dan platform pasar digital untuk petani.
Patria juga menegaskan bahwa semangat kurban dapat menjadi inspirasi bagi sektor swasta untuk meluncurkan program corporate social responsibility (CSR) yang menitikberatkan pada pemerataan teknologi. Contohnya, perusahaan telekomunikasi dapat menyediakan paket data gratis atau diskon khusus bagi komunitas yang belum terjangkau layanan internet reguler.
Dengan mengaitkan nilai kebersamaan kurban dengan agenda digital, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih inklusif, di mana setiap warga negara, tanpa memandang lokasi geografis atau tingkat pendapatan, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi, layanan publik, dan peluang ekonomi digital.







