Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyatakan bahwa kawasan transmigrasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Menurutnya, program transmigrasi tidak hanya berfokus pada pemukiman kembali penduduk, tetapi juga pada pengembangan pertanian yang berkelanjutan.
Beberapa faktor yang membuat kawasan transmigrasi dapat mendukung ketahanan pangan antara lain:
- Penguasaan lahan yang luas dan produktif, memungkinkan penanaman berbagai komoditas pangan.
- Penerapan teknologi pertanian modern, termasuk irigasi terkontrol dan penggunaan varietas unggul.
- Kemampuan menciptakan jaringan pasar lokal dan regional untuk menyalurkan hasil pertanian.
- Keterlibatan aktif masyarakat transmigran dalam pelatihan dan penyuluhan agrikultur.
Viva Yoga juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, untuk memaksimalkan potensi kawasan tersebut. Ia menambahkan bahwa data terbaru menunjukkan peningkatan produksi pangan di beberapa wilayah transmigrasi, yang berkontribusi pada upaya pemerintah mencapai swasembada.
Selain itu, program pemberdayaan ekonomi di kawasan transmigrasi mencakup pengembangan agroindustri berbasis hasil pertanian lokal, sehingga nilai tambah dapat dihasilkan dan lapangan kerja tercipta.
Dengan kebijakan yang terintegrasi dan dukungan investasi, Wamentrans optimis kawasan transmigrasi akan terus menjadi tulang punggung bagi ketahanan pangan nasional.




