Frankenstein45.Com – 22 Juni 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan di daerah 3T (Tertinggal, Terpencil, Terluar). Kunjungan terbarunya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perpetua H. Safanpo di Kabupaten Asmat, Papua, menjadi bukti nyata upaya percepatan peningkatan fasilitas medis di wilayah tersebut.
Dalam acara yang dihadiri oleh pejabat daerah, tenaga medis, dan tokoh masyarakat, Gibran menyatakan bahwa peningkatan status RSUD Asmat menjadi prioritas utama. Saat ini, RSUD tersebut berstatus tipe C, namun pemerintah berencana mengubahnya menjadi tipe B dalam waktu dekat. Perubahan tipe ini akan menambah jumlah tempat tidur, memperluas ruang perawatan intensif, serta menambah peralatan diagnostik modern.
Berikut langkah-langkah yang direncanakan untuk memperkuat layanan kesehatan 3T:
- Peningkatan infrastruktur: Renovasi gedung, penambahan ruang rawat inap, dan pembangunan unit gawat darurat yang lebih lengkap.
- Rekrutmen tenaga medis: Penempatan dokter spesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya dengan insentif khusus untuk daerah terpencil.
- Penyediaan peralatan medis: Pengadaan mesin CT-Scan, MRI, dan laboratorium lengkap untuk mendukung diagnosis cepat.
- Program telemedicine: Memanfaatkan teknologi digital untuk konsultasi jarak jauh antara pasien di Asmat dan spesialis di pusat kota.
Gibran juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas. Ia berharap dengan percepatan peningkatan tipe RSUD Asmat, masyarakat di wilayah 3T dapat mengakses layanan medis yang setara dengan wilayah lain di Indonesia.
Upaya ini sejalan dengan program nasional “Indonesia Sehat 2025” yang menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan harapan hidup di seluruh provinsi, termasuk Papua.




