Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Perdamaian di Tanah Papua Saat Buka Pesparawi Nasional XIV
Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Perdamaian di Tanah Papua Saat Buka Pesparawi Nasional XIV

Wapres Gibran Tekankan Pentingnya Perdamaian di Tanah Papua Saat Buka Pesparawi Nasional XIV

Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, membuka secara resmi Pesparawi Nasional ke-14 pada Senin di Manokwari, Papua Barat. Acara yang dihadiri oleh pejabat pemerintah, tokoh masyarakat adat, dan unsur keamanan ini menjadi platform bagi Gibran untuk menegaskan kembali urgensi perdamaian yang berkelanjutan di wilayah Papua.

Dalam sambutannya, Gibran menekankan bahwa “perdamaian adalah prasyarat utama bagi pembangunan yang inklusif dan kesejahteraan masyarakat Papua”. Ia menambahkan bahwa tanpa stabilitas, upaya pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan tidak akan maksimal.

Gibran juga menyoroti beberapa langkah strategis yang harus diprioritaskan:

  • Memperkuat dialog konstruktif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tokoh adat untuk mengatasi perbedaan kepentingan.
  • Meningkatkan investasi pada infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, dan air bersih guna mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
  • Mendorong program pendidikan dan pelatihan kerja yang relevan dengan potensi sumber daya alam dan budaya setempat.
  • Memastikan penegakan hukum yang adil serta menghormati hak asasi manusia demi mengurangi ketegangan.

Pesparawi Nasional XIV sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan Papua untuk merumuskan kebijakan pembangunan. Tahun ini, agenda utama difokuskan pada pemulihan pasca‑konflik, revitalisasi ekonomi, serta perlindungan lingkungan.

Gibran menutup acara dengan harapan bahwa semua pihak dapat bersinergi, mengedepankan semangat persatuan, dan menempatkan kepentingan rakyat Papua di atas kepentingan politik. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus berkontribusi dalam menciptakan Papua yang damai, sejahtera, dan maju.