Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Kelompok warga di wilayah Tamalanrea, yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Makassar (Geram), mengajukan tekanan kepada pemerintah pusat untuk melakukan kajian kembali terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTSa) yang sedang dibangun di Makassar. Kelompok ini menilai bahwa proyek tersebut belum memenuhi standar transparansi, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan yang seharusnya.
Beberapa alasan utama yang dikemukakan meliputi kekhawatiran akan dampak kesehatan masyarakat, potensi kerusakan lingkungan sekitar, serta prosedur perizinan yang dianggap tidak jelas. Geram menuntut agar proses evaluasi dilakukan secara independen oleh lembaga yang kompeten dan melibatkan partisipasi publik.
- Peninjauan kembali desain teknis PLTSa untuk memastikan keamanan struktural.
- Pemeriksaan dampak lingkungan (AMDAL) yang komprehensif dan publikasi hasilnya.
- Transparansi penuh mengenai sumber pendanaan dan kontraktor yang terlibat.
- Dialog terbuka antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat setempat.
Geram juga menekankan pentingnya menunggu hasil evaluasi sebelum proyek dilanjutkan, agar tidak menimbulkan masalah di masa depan. Mereka berharap pemerintah dapat menanggapi aspirasi warga secara serius dan mengedepankan kepentingan publik dalam pengembangan energi terbarukan.







