Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) meluncurkan program pendampingan petani buah naga di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan tujuan membuka akses pasar modern serta menembus pasar ekspor. Program ini mencakup pelatihan agronomi, penyediaan bibit unggul, serta bantuan pemasaran.
Sejak dimulainya program pada awal 2023, lebih dari 1.200 petani telah bergabung. Hasil panen rata-rata naik dari 8 ton per hektar menjadi 14 ton per hektar, meningkatkan pendapatan petani rata‑rata sebesar 35 %.
- Penyediaan bibit varietas merah dan putih yang memiliki kualitas rasa dan ketahanan transportasi tinggi.
- Pelatihan teknik pemangkasan, manajemen hama, dan penggunaan pupuk organik.
- Fasilitas akses ke jaringan pasar modern seperti supermarket besar dan platform e‑commerce.
- Dukungan logistik untuk pengiriman ke pelabuhan dan bandara.
Berbagai pasar modern di dalam negeri, termasuk jaringan supermarket terkemuka, kini menerima pasokan buah naga YDBA secara reguler. Di sisi ekspor, buah naga Banyuwangi telah berhasil menembus pasar Asia Timur, khususnya Jepang dan Korea Selatan.
| Negara Tujuan | Volume Ekspor (ton) | Pendapatan (juta USD) |
|---|---|---|
| Jepang | 45 | 3,2 |
| Korea Selatan | 30 | 2,1 |
| Hong Kong | 15 | 1,0 |
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi antara YDBA, pemerintah daerah, serta lembaga keuangan yang menyediakan kredit mikro bagi petani. Tantangan yang masih dihadapi antara lain fluktuasi harga komoditas dan perubahan iklim yang dapat mempengaruhi produksi.
Ke depan, YDBA menargetkan peningkatan luas tanam hingga 2.000 hektar dan menambah destinasi ekspor ke Eropa. Diharapkan, program ini dapat menjadi contoh model pengembangan agrikultur berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain.




