Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan menurunkan 163 petugas untuk mengawasi proses pemotongan hewan kurban selama periode Idul Adha 2024. Penempatan petugas dilakukan di 15 lokasi pasar dan peternakan yang menjadi titik utama penyembelihan, termasuk Pasar Kramat Jati, Pasar Kramat Jati Timur, dan lapangan peternakan sekitar wilayah selatan kota.
Tujuan utama pengawasan adalah memastikan prosedur penyembelihan mematuhi standar kebersihan, kesejahteraan hewan, dan keamanan pangan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Setiap petugas dilengkapi dengan peralatan inspeksi, seperti termometer, alat ukur pH, serta formulir pencatatan suhu daging pasca‑pemotongan.
- Memastikan hewan dipotong sesuai dengan tata cara syariah dan standar kesehatan.
- Mengawasi kebersihan area pemotongan, termasuk penggunaan air bersih dan sanitasi alat.
- Melakukan pengecekan suhu dan kualitas daging sebelum didistribusikan ke konsumen.
- Mencatat data pemotongan untuk laporan bulanan Sudin KPKP.
Koordinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menutup celah potensial yang dapat menimbulkan kontaminasi. Selama tiga hari pertama pengawasan, belum ada laporan pelanggaran signifikan, namun petugas tetap menegakkan sanksi administratif bagi pelanggaran minor seperti penggunaan alat yang tidak steril.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan, Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa peningkatan jumlah petugas dibandingkan tahun sebelumnya (120 petugas) merupakan respons atas meningkatnya permintaan daging kurban dan harapan masyarakat akan keamanan pangan yang terjamin.
Pengawasan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, khususnya para penjual dan pembeli daging kurban, bahwa produk yang mereka konsumsi telah melewati kontrol kualitas yang ketat. Dengan demikian, proses kurban tidak hanya memenuhi aspek religius, tetapi juga menjamin kesehatan masyarakat.




