Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan potensi ekspor yang sangat besar. Menurutnya, keberagaman sumber daya alam, tenaga kerja yang kompeten, dan inovasi produk menjadi landasan utama bagi negara untuk meningkatkan pangsa pasar di kancah internasional.
Dyah Roro Esti menyoroti beberapa sektor unggulan yang dapat menjadi motor pertumbuhan ekspor, antara lain:
- Agrikultur dan perkebunan: komoditas seperti kopi, kakao, kelapa sawit, serta hasil pertanian organik memiliki permintaan yang stabil di pasar Asia, Eropa, dan Amerika.
- Produk perikanan: ikan segar, udang, dan hasil olahan laut terus menjadi komoditas ekspor yang menguntungkan.
- Industri manufaktur: barang elektronik, otomotif, serta peralatan rumah tangga menunjukkan potensi peningkatan nilai tambah.
- Produk kreatif dan digital: kerajinan tangan, fashion, serta layanan teknologi informasi dapat menembus pasar niche dengan margin tinggi.
Selain mengidentifikasi sektor, pemerintah berkomitmen memperkuat infrastruktur logistik, mempercepat proses perizinan, dan meningkatkan standar kualitas produk. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan biaya transaksi, mempercepat waktu pengiriman, serta memenuhi persyaratan regulasi negara tujuan.
Dyah Roro Esti juga menekankan pentingnya diversifikasi pasar. Saat ini, sebagian besar ekspor Indonesia masih terfokus pada beberapa negara utama. Dengan membuka akses ke pasar baru di Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin, negara dapat mengurangi risiko ketergantungan pada satu wilayah.
Dalam rangka memaksimalkan potensi tersebut, Kementerian Perdagangan akan terus bekerja sama dengan pelaku usaha, asosiasi industri, dan lembaga riset untuk mengidentifikasi peluang pasar, menyediakan pelatihan kompetensi, serta memfasilitasi pemasaran produk secara internasional.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan nilai ekspor Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan devisa negara, dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.




