Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Ketiga kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah tiba kembali di pelabuhan Indonesia setelah menyelesaikan agenda kunjungan resmi ke Filipina dalam rangka KTT ASEAN yang berlangsung di Cebu. Kedatangan kapal-kapal tersebut menandai selesainya partisipasi Indonesia dalam pertemuan tingkat tinggi yang mempertemukan pemimpin negara-negara ASEAN.
Armada yang kembali meliputi KRI Kalimantan (L-601) sebagai kapal perusak kelas Kapuas, KRI Riau (L-601) yang berfungsi sebagai kapal perusak kelas Malahayati, dan KRI Bali (L-601) yang berperan sebagai kapal perusak kelas Diponegoro. Ketiga kapal tersebut dibekali dengan alutsista modern, termasuk sistem radar, senjata meriam utama 76 mm, serta kapal helikopter kecil yang dapat menampung helikopter tipe NAS-332 Super Puma.
Selama di Cebu, kapal-kapal TNI AL melakukan demonstrasi kemampuan operasional, berkoordinasi dengan Angkatan Laut Filipina, dan berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan diplomatik serta militer. Kunjungan ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan tentang patroli maritim, keamanan laut, dan penanggulangan kejahatan lintas batas.
Kesiapsiagaan TNI AL ditunjukkan melalui kehadiran alutsista strategis tersebut, yang mampu menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia serta berkontribusi pada keamanan maritim regional. Setelah menyelesaikan agenda KTT ASEAN, ketiga kapal kembali berlayar ke pangkalan masing-masing untuk melanjutkan tugas rutin, termasuk operasi pengawasan, latihan bersama, dan penegakan hukum di laut.
Pengembalian armada ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara ASEAN, sekaligus menampilkan kemampuan maritim yang terus berkembang.




