Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kader partai setelah terjadinya laporan ke kepolisian yang dilakukan oleh empat puluh organisasi kemasyarakatan Islam. Laporan tersebut berkaitan dengan video ceramah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diunggah di media sosial dan menimbulkan polemik.
Ade menjelaskan bahwa keputusan mundur bukan semata‑mata karena tekanan politik, melainkan sebagai respons atas dinamika yang muncul setelah laporan polisi itu diajukan. Ia menilai bahwa situasi tersebut dapat mengganggu fokus partainya dalam menjalankan agenda reformasi dan kebijakan publik.
Berikut beberapa poin penting yang disampaikan oleh Ade Armando dalam pernyataannya:
- Ia menghormati proses hukum dan menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
- Pengunduran diri diambil untuk menghindari konflik kepentingan di dalam partai.
- Ia tetap mendukung visi PSI dalam memperjuangkan nilai‑nilai kebangsaan dan keadilan sosial.
Selain itu, Ade menambahkan bahwa laporan yang diajukan oleh ormas-ormas Islam tersebut berfokus pada dugaan pelanggaran hak cipta dan penyebaran konten yang dapat menimbulkan perpecahan. Ia menegaskan pentingnya dialog terbuka antara pihak media, organisasi keagamaan, dan aparat penegak hukum.
Reaksi dari kalangan politisi lain masih beragam. Beberapa pihak menyatakan dukungan atas keputusan Ade, sementara yang lain mengingatkan pentingnya solidaritas internal partai di tengah situasi politik yang semakin kompleks.




