Frankenstein45.Com – 21 April 2026 | Afifuddin Kalla, keponakan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, pada hari ini menandatangani kembali formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI untuk periode 2026-2029. Keputusan tersebut diumumkan dalam sebuah acara tertutup yang dihadiri oleh sejumlah anggota senior HIPMI, pengusaha muda, serta media bisnis.
Pengembalian formulir pendaftaran menandai langkah resmi Afifuddin untuk bersaing dalam kontestasi kepemimpinan organisasi kepengusaha terbesar di Indonesia ini. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Kewirausahaan di tingkat provinsi dan aktif dalam berbagai program inkubasi startup yang didukung oleh HIPMI.
Berikut profil singkat Afifuddin Kalla yang menjadi bahan pertimbangan anggota HIPMI:
- Usia: 38 tahun
- Latar belakang pendidikan: S1 Manajemen, Universitas Indonesia; MBA, INSEAD
- Pengalaman: Pendiri dan CEO PT Kalla Energi Nusantara, serta mantan Direktur Program Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di HIPMI Jawa Barat
- Keterlibatan politik: Anak keponakan dari Bapak Jusuf Kalla, namun menegaskan komitmen fokus pada pengembangan usaha dan inovasi.
Afifuddin menekankan visi‑visinya dalam pidato singkat, antara lain meningkatkan sinergi antara pengusaha muda dan lembaga keuangan, memperluas jaringan internasional melalui kerjasama dengan asosiasi bisnis di Asia‑Pasifik, serta memperkuat program mentoring bagi startup teknologi.
Para anggota HIPMI menyambut pencalonan ini dengan antusias, mengingat reputasi keluarga Kalla yang kuat di dunia usaha dan politik. Namun, ada juga suara yang mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemilihan, mengingat dinamika internal organisasi yang cukup kompetitif.
Pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029 dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan September 2026, dengan tahapan kampanye yang mencakup pertemuan regional, debat kandidat, dan survei kepuasan anggota. Hasil pemilihan diharapkan dapat menentukan arah kebijakan HIPMI dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca‑pandemi dan percepatan transformasi digital di sektor UMKM.




