Aktivitas Fisik Penting untuk Cegah Masalah Kesehatan Saat Idul Adha
Aktivitas Fisik Penting untuk Cegah Masalah Kesehatan Saat Idul Adha

Aktivitas Fisik Penting untuk Cegah Masalah Kesehatan Saat Idul Adha

Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Idul Adha menjadi momen kebersamaan yang identik dengan aktivitas memasak, berkurban, dan berkunjung ke keluarga. Namun, pola hidup yang cenderung menurunkan tingkat gerak tubuh dapat memicu masalah kesehatan seperti peningkatan tekanan darah, gangguan pencernaan, dan kelelahan. Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK(K), menekankan bahwa menjaga aktivitas fisik tetap berjalan selama hari raya sangat penting untuk menghindari komplikasi tersebut.

Berikut beberapa alasan mengapa gerakan tubuh tetap perlu dipertahankan pada saat Idul Adha:

  • Menstabilkan gula darah – Konsumsi daging kurban yang tinggi protein dapat meningkatkan beban metabolik. Aktivitas ringan membantu mengontrol kadar glukosa.
  • Mencegah hipertensi – Stres emosional dan pola makan berlemak dapat meningkatkan tekanan darah. Olahraga ringan membantu menjaga sirkulasi.
  • Meningkatkan pencernaan – Makanan berlemak dan berat dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Gerakan tubuh memperlancar peristaltik usus.
  • Mengurangi rasa lelah – Berjalan atau melakukan peregangan sederhana meningkatkan aliran oksigen ke otot dan otak, sehingga energi tetap terjaga.

dr. Antonius menambahkan, “Tidak perlu melakukan olahraga berat. Aktivitas ringan seperti jalan kaki selama 15‑20 menit, naik turun tangga, atau melakukan peregangan di sela-sela acara sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.”

Berikut rekomendasi praktis yang dapat diterapkan selama Idul Adha:

  1. Mulai hari dengan stretching selama 5‑10 menit sebelum sarapan.
  2. Manfaatkan waktu menunggu daging kurban matang untuk berjalan kaki mengelilingi lingkungan rumah.
  3. Jika harus duduk lama saat bersilaturahmi, lakukan gerakan memutar pergelangan tangan dan kaki setiap 30 menit.
  4. Sesudah makan besar, lakukan jalan santai 10‑15 menit di luar rumah untuk membantu pencernaan.
  5. Libatkan seluruh keluarga dalam aktivitas fisik ringan, misalnya bermain bola kecil atau menari bersama.

Dengan mengintegrasikan gerakan sederhana ke dalam rutinitas Idul Adha, risiko masalah kesehatan dapat diminimalisir tanpa mengurangi kehangatan perayaan. Tetap jaga kebugaran, nikmati momen kebersamaan, dan selamat merayakan Idul Adha.